Dalam menjalankan roda pemerintahan di Pekanbaru, Walikota H. Firdaus harus mencari pembantu yang tegas. Hal itu perlu dilakukan, untuk dapat mampu membangun kota sesuai visi dan misi yang telah dicanangkan sejak lama.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono, Selasa (30/5).
Dikatakannya juga, untuk menjalankan roda pemerintahan, dibutuhkan kepala satker yang tegas sesui tanggung jawab kerja masing-masing.
"Jika pemerintahan ini berjalan sesuai harapan, tentu Walikota perlu mencari pembantu yang tangguh, selain itu profesional dan loyalitas terhadap pimpinan tinggi. Supaya apa yang menjadi harapannya bisa terwujud," kata Sigit.
Disebutkannya juga, lima tahun kemarin (2011-2016) diharapkan bisa menjadi pengalaman bagi kepala pemerintahan Firdaus-Ayat selaku pemimpin untuk periode (2017-2022) dalam mencari pembantu di Pemko Pekanbaru kedepannya.
"Saya pikir Pak Firdaus sudah bisa melihatnya dan kami berharap untuk lima tahun ke depan ini Pekanbaru, jauh lebih baik, dengan kepala OPD yang tangguh tadi," paparnya.
Tidak hanya itu, pembantu-pembantu Firdaus lima tahun ke depan ini, laniutnya, diharapkan juga harus bisa mengartikan visi misi pembangunan yang sudah dirancang. Dan juga ditegaskan Sigit, tentunya harus bisa mengaplikasikan untuk masyarakat kota Pekanbaru.
"Kalau kemarin, hanya Firdaus nya saja yang berlari, sementara pembantunya di SKPD kurang berjalan. Sudah diarahkan pun tidak jalan, yang seperti ini akan susah jika masih dipertahankan," kata Sigit.
Politisi Demokrat ini juga memberikan gambaran, untuk OPD membantu Walikota terpilih, di mana harus ada MoU, dan sesuai dengan bidang keahliannya.
"Pimpinan OPD nya tidak hanya mengandalkan APBD saja, tapi harus bisa mencari anggaran ke Pusat," tegasnya. Seperti untuk Dinas Kesehatan, saat ini Pekanbaru sudah ada bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pekanbaru, dan saat ini kondisinya masih belum selesai. Nah, ini harus bisa disiasati oleh Dinasnya bagaimana bisa menarik anggaran pusat, atau provinsi untuk menyelesaikannya. Karena untuk RSUD ini kalau hanya mengandalkan APBD kota saja kapan mau selesai," imbuhnya.
Begitu juga dengan Dinas yang lain, Sigit juga berharap, orang-orang yang bersama Firdaus dalam membangun kota ini benar-benar orang pilihan yang bertanggungjawab dengan tugasnya.***
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono, Selasa (30/5).
Dikatakannya juga, untuk menjalankan roda pemerintahan, dibutuhkan kepala satker yang tegas sesui tanggung jawab kerja masing-masing.
"Jika pemerintahan ini berjalan sesuai harapan, tentu Walikota perlu mencari pembantu yang tangguh, selain itu profesional dan loyalitas terhadap pimpinan tinggi. Supaya apa yang menjadi harapannya bisa terwujud," kata Sigit.
Disebutkannya juga, lima tahun kemarin (2011-2016) diharapkan bisa menjadi pengalaman bagi kepala pemerintahan Firdaus-Ayat selaku pemimpin untuk periode (2017-2022) dalam mencari pembantu di Pemko Pekanbaru kedepannya.
"Saya pikir Pak Firdaus sudah bisa melihatnya dan kami berharap untuk lima tahun ke depan ini Pekanbaru, jauh lebih baik, dengan kepala OPD yang tangguh tadi," paparnya.
Tidak hanya itu, pembantu-pembantu Firdaus lima tahun ke depan ini, laniutnya, diharapkan juga harus bisa mengartikan visi misi pembangunan yang sudah dirancang. Dan juga ditegaskan Sigit, tentunya harus bisa mengaplikasikan untuk masyarakat kota Pekanbaru.
"Kalau kemarin, hanya Firdaus nya saja yang berlari, sementara pembantunya di SKPD kurang berjalan. Sudah diarahkan pun tidak jalan, yang seperti ini akan susah jika masih dipertahankan," kata Sigit.
Politisi Demokrat ini juga memberikan gambaran, untuk OPD membantu Walikota terpilih, di mana harus ada MoU, dan sesuai dengan bidang keahliannya.
"Pimpinan OPD nya tidak hanya mengandalkan APBD saja, tapi harus bisa mencari anggaran ke Pusat," tegasnya. Seperti untuk Dinas Kesehatan, saat ini Pekanbaru sudah ada bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pekanbaru, dan saat ini kondisinya masih belum selesai. Nah, ini harus bisa disiasati oleh Dinasnya bagaimana bisa menarik anggaran pusat, atau provinsi untuk menyelesaikannya. Karena untuk RSUD ini kalau hanya mengandalkan APBD kota saja kapan mau selesai," imbuhnya.
Begitu juga dengan Dinas yang lain, Sigit juga berharap, orang-orang yang bersama Firdaus dalam membangun kota ini benar-benar orang pilihan yang bertanggungjawab dengan tugasnya.***
Komentar
Posting Komentar