Langsung ke konten utama

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere.

Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau.

Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan.

Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular.

Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuhkan dan dituntut untuk mampu mengatasi masalah kesehatan lingkungan.

"Keberadaan HAKLI merupakan organisasi strategis dalam mencegah penyakit yang berkaitan dengan lingkungan, seperti air bersih, air minu, sanitarian dan lain-lain. Untuk itu perlu dilakukan komunikasi, edukasi dan informasi yang intens dengan semua pihak guna meningkatkan pemberdayaan masyarakat terhadap kesehatan," ujar Bambang.

Dalam kesempatan yang sama Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir juga menuturkan bahwa keberadaan HAKLI sudah seharusnya diketahui orang banyak sesuai dengan bidangnya. Khususnya dalam hal pencegahan penyakit lingkungan, seperti buang air sembarang, kurangnya air bersih dan air minum masih banyak ditemukan.

"Ini tentunya menjadi tugas dari tenaga kesehatan lingkungan melakukan pencegahan, dengan memberikan informasi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Serta bagaimana tetap menghimbau kepada seluruh rumah sakit agar tetap menjaga kesehatan lingkungan, baik dalam hal pembuangan limbah yang akan merugikan banyak orang," paparnya.

Sementara itu, Ketua Hakli Riau, Erdinal, SKM, MKM mengatakan bahwa HAKLI merupakan organisasi tua, namun sempat nyaris hilang dan tak terdengar gaungnya. Karena apa yang menjadi keluhan dari masyarakat dan tenaga medis tidak ada wadahnya, sehingga sempat vakum.

Setelah mendapatkan mandat dari kepengurusan Pusat, maka HAKLI Riau kembali diaktifkan, dan periode kali ini adalah periode ke 2. "Saya berterimakasih karena saya masih dipercaya menjadi ketua, dan saya harap HAKLI bisa menjadi permasalahan penyakit yang berbasis lingkungan. Untuk itu, diharapkan peranan tenaga keshatan terhadap lingkungan sangat dibutuhkan. Karena tenaga kesehatan lingkungan adalah aktor utama dalam mencegah berbagai penyakit lingkungan.

Dalam acara tersebut, juga digelar Seminar Sehari dengan diikuti sebanyak 200 peserta dari mahasiswa kesehatan di Pekanbaru. Dalam seminar yang mengusung tema Mengatasi Isu Lingkungan, Menyelesaikan Beban Pembangunan dan Kemanusiaan, dengan menghadirkan pembicara Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Dr. Umar Fahmi Ahmadi. ***

Komentar

Popular Post

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...