Langsung ke konten utama

Peringati HUT ke-49, BPJS Kes Gelar Goro Bersama

Bersempena memperingati hari ulang tahun ke-49, BPJS Kesehatan Kantor Deputi Wilayah SUmbagteng dan Jambi serta Deputi Direksi dan Kepala Cabang Pekanbaru menggelar gotong royong bersama. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan pihak eksternal yang dipusatkan di Puskesmas Harapan Raya, Rabu (12/7).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Deputi Wilayah Sumbagteng Jambi BPJS Kesehatan, Siswandi, serta puluhan duta BPJS dari cabang Pekanbaru dan petugas Puskesmas Harapan Raya. Dengan mengusung tema Budayakan Hidup Sehat dan Gotong Royong Memperkuat Terwujudnya JKN-KIS yang berkualitas dan Berkesinambungan".

Kepala Deputi Wilayah Sumbagteng Jambi BPJS Kesehatan, Siswandi mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu mendekatkan diri antara karyawan BPJS Kesehatan dengan mitra kerja dan peserta sehingga terjalin komunikasi yang baik.

"Kegiatan ini, merupakan merupakan salah satu wujud kepedulian kita terhadap peserta dan mitra kerja BPJS. Semoga ini bisa dimanfatkan oleh pihak faskes, untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.
Selain gotong royong, juga akan ada kegiatan olahraga, lomba futsal dan lomba pantun serta kegiatan promotof preventif berupa pemeriksaan IVA dan papsmer, yang akan diadakan oleh BPJS Kesehatan," ujarnya.

Diharapkan kepada seluruh Duta BPJS Kesehatan khususnya di wilayah kerja Sumbagteng dan Jambi, agar dapat meningkatkan kesadaran dengan menerapkan budaya hidup sehat dan kembali bahu-membahu, gotong royong, demi mensukseskan program pemerintah.

Sementara itu, Kepala Upt Puskesmas Harapan Raya, Dr Inda Wati mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak BPJS Kesehatan. Dengan adanya bantuan renovasi taman yang diberikan, diharapkan bisa memberikan rasa nyaman bagi pengunjung Puskesmas yag datang berobat.

"Kita sangat berterima kasih kepada pihak BPJS Kesehatan, karena telah mau datang berkunjung dan memberikan bantuan renovasi taman bagi Puskesmas kita ini. Semoga pengunjung makin betah berada disini, dengan pemandangan taman yang indah," beber Inda Wati.

Inda menambahkan, setiap harinya ada sekitar 100-120 pengunjung yang datang untuk berobat di Puskesmas. Dimana, 60 persen diantaranya adalah peserta BPJS Kesehatan.

Diusia yang ke-49 ini, ada sejumlah pekerjaan besar yang harus segera dirampungkan khususnya untuk wilayah Sumbagteng Jambi. Diantaranya, memastikan bahwa setiap warga memiliki kartu BPJS Kesehatan serta meningkatkan kredibilitas dan kepuasan pelayanan terhadap peserta.***

Komentar

Popular Post

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bimtek di Rohul, Jaksa Langsung Kasasi

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Rokan Hulu langsung menolak putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis bebas terhadap Arie Kurnia Arnold, terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis dan Pelatihan bagi aparat desa yang merugikan negara Rp227 juta. Kita langsung kasasi, tegas JPU Gilang dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (59). Sebelumnya, menurut majelis hakim yang diketahui Dahlia Panjaitan, terdakwa Arie Kurnia Arnold tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan kepadanya. Sehingga majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Rohul tersebut. Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan JPU. Membebaskan terdakwa dari tahanan, ungkap Hakim Ketua Dahlia Panjaitan. Selain itu, majelis hakim juga memerintahka...

Dari 8 Jadi 9 Fraksi, DPRD Pekanbaru Tambah Satu Fraksi

Sesuai Pansus Tata Tertib dimana fraksi di DPRD Kota Pekanbaru berubah menjadi 9 fraksi dari sebelumnya 8 fraksi. Putuskan tersebut hasil telah ditetapkan melalui paripurna Pansus Tatib awal pekan ini. Ketua Pansus Tatib DPRD Pekanbaru tahun 2017, Ida Yulita Susanti SH MH kepada wartawan mengatakan, Tatib DPRD Pekanbaru yang baru disahkan itu menyusul keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang bertujuan dalam rangka penataan kelembagaan perangkat daerah untuk pembentukan Oranisasi Perangkat Daerah (OPD). PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ini juga sebagai tindaklanjut amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana, ada perubahan pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota. "Di Tatib yang lama, kita masih menggunakan nama SKPD tentu dengan berganti OPD ini berganti pula nama mitra kerja bersama dengan DPRD Pekanbaru," kat...

Ditangkap Satpol, Pengemis Buta Ngaku untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Seorang wanita tuna netra Jawaris, (51), warga Jalan Cipta Karya, Panam, ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru setelah kedapatan mengemis di Simpang Empat Pasar Pagi Arengka, Jalan, Soekarno Hatta, Kamis,(7/9). Menjadi seorang pengemis menurut dia sudah dilakoni sejak 20 tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Baru sekali ini kami mengemis di Simpang Empat Arengka ini, biasanya kami cuma duduk di Rumah Makan Nurdin, Arengka. Tapi karena di rumah makan itu tadi sudah banyak pengemis lain, terpaksa kami pindah, itulah sialnya baru sekali kami sudah ditangkap," kata Jawani, ditimpali Iyus, teman perempuan yang biasanya membimbingnya saat mengemis, di Kantor Satpol PP Pekanbaru. Jawani mengaku, pekerjaan yang dilakukannya atas keinginan mereka sendiri tanpa  dikoordinair orang lain seperti pengemis- pengemis lain. Hasilnya dibagi dua dengan teman yang membimbingnya tersebut. Digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti untuk membayar sewa rumah dan kebutuhan lai...