Langsung ke konten utama

Postingan

Riau Expo 2017, Stand Sinar Mas Paling Banyak Dikunjungi

Stand Sinar Mas dalam ajang Riau Expo 2017 merupakan stand paling banyak dikunjungi. Stand tersebut selain mendapatkan edukasi langsung dari pihak penjaga Stand, juga para pengunjung akan dapat hadiah, terutama anak-anak. Tiga hari pelaksanaan Riau Expo di SKA Co Ex jumlah pengunjung ke Stand Sinar Mas lebih dari 2000 an, terutama anak-anak yang datang sengaja untuk mencari pengetahuan. Mereka senang mendapatkan buku dari Sinar Mas sebagai Stand yang dikunjunginya dalam pameran Riau Expo tersebut. "Tadi dapat buku dan ada juga dijelaskan tentang kertas dan tisu, "ujar Nabila seorang anak yang mengunjungi Stand Pameran Riau Expo Jumat lalu. "Iya dapat buku tulis tadi senang, "ujar siswa lainnya Ridwan. Sementara itu, Humas Sinar Mas Stephanus Andrianto saat ditemui di Riau Expo menyampaikan Stand Sinar Mas termasuk paling banyak dikunjungi peserta pameran. Sedangkan bagi masyarakat yang berkunjung akan mendapatkan penjelasan bagaimana cara membuka lahan tanpa...
Postingan terbaru

Waspada Diabetes Melitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Prodia mengelar seminar dokter dan masyarakat di Hotel Pangeran Pekanbaru Sabtu dan Minggu 22/10. Ini merupakan kegiatan ke 14 dari 16 kota besar yang dilaksanakan. Data terbaru, tahun 2015 ditunjukkan Perkumpulan Endokrinologi (PERKENI) menyatakan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia telah mencapai 9,1 juta orang. Bahkan Indonesia disebut-sebut telah bergeser naik dari peringkat ke-7 menjadi peringkat ke-5 teratas di antara negara-negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak dunia. Hal ini tentu memprihatinkan karena Indonesia masih berada di urutan ke-10 pada tahun 2010 lalu. Organisasi Kesehatan Dunia WHO memperkirakan jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia terus melonjak dari semula 8,4 juta penderita di tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta di tahun 2030. Berdasarkan permasalahan tersebut, Laboratoium Klinik Prodia berupaya mengkampanyekan wellness testing untuk mencegah perkembangan penyakit diabetes melitus di Indonesia melalui seminar dokter di 16 kota...

Ribuan Warga Saksikan Pengukuhan PAMOR

Ribuan warga Pekanbaru khususnya dari komunitas Jawa tumpah ruah menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk sekaligus pengukuhan Pengurus Paguyuban masyarakat Solo Riau (Pamor) 2017-2020. Hadir Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Datuk Syahril Abu Bakar, pengurus PAMOR, Sesepuh tokoh Jawa yang memegang tampuk Majelis Pertimbangan dipimpin H Sentot Djoko Prayetno Jumat, (20/10) memberikan sumpah di Pendopo Joglo PAMOR, Pekanbaru. Ketua Umum PAMOR, H Bagus Santoso di depan ribuan undangan mengatakan, Pamor hadir untuk bertekad turut andil dalam membangun Riau, khusunya di bidang sosial, budaya dan bisnis. "Kehadiran Pamor diharapkan mampu menjadi warna tersendiri bagi khasanah budaya Melayu untuk kemajuan Bumi Lancang Kuning," ujarnya. Bagus mengungkapkan, pengurus Pamor terdiri berbagai latar belakang profesi. Pihaknya tidak akan menjadikan perbedaan menjadi sekat satu dengan yang lain. Pamor lebih mengedepankan maha karya untuk kemajuan bersama. Anggota dan pe...

Klarifikasi Kapolda Riau, Berita 'Negara Boleh Tak Ada TNI' Diyakini Hoax

Berita tersebut dimuat oleh wahanariau.com yang dilansir pada Jumat, 20 Oktober 2017, berjudul 'Kapolda Riau: Negara Boleh Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada', diyakini tidak benar atau hoax. Berita itu bermula dari acara Silaturahmi Kapolda Riau bersama Pemimpin Redaksi dan Wartawan Mitra Polda Riau yang digelar Rabu, 18 Oktober 2017 malam di salah satu restoran di Pekanbaru. "Isi berita itu tidak seperti yang sebenarnya. Saya waktu itu menjelaskan peran penting Media dalam tugas TNI dan Polri. Harusnya di muat dari awal sambutan saya, jangan sepenggal-sepenggal," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, mengklarifikasi berita tersebut, Minggu (22/10). Awalnya, kata Nandang, Ia menjelaskan bahwa Polri dan TNI harus bersinergi dengan empat pilar, istilah yang dibuat. "Paling pokok, bagaimana bersinergi dengan empat Pilar. Polri, TNI, Pemda dan Pranata Sosial. Agar tujuan nasional berupa wawasan nusantara, ketahanan nasional, pembangunan, penegakan HAM ...

Atasi Masalah Sampah di Pekanbaru, Wako Minta Pengembang Siapkan TPS

Mengatasi masalah sampah di Kota Pekanbaru, Walikota Pekanbaru, Firdaus,MT, meminta pihak pengembang perumahan menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pemukiman. Hal itu menjadi persyaratan yang harus dilakukan. "Untuk masalah sampah di pemukiman develover perumahan harus menyiapkan TPS. Dari pemerintah kita sudah pernah siapkan namun umurnya hanya beberapa saat saja. Ini terjadi karena tidak adanya rasa cinta dari masyarakat. Kita contohkan saja di Jalan Ahmad Yani, Agus Salim, Kopi, Teratai yang sudah dibangun trotoar. Di sana juga sudah disiapkan lampu penerangan, tapi bukan hanya pecah, pohon- pohon di sekitarnya juga ada yang roboh. Nah pola pikir dan perilaku seperti inilah yang harus dirubah kepada masyarakat. Sebab apabila lingkungan sehat jelas akan membawa kesejahteraan," kata Wako, akhir pekan ini. Masalah sampah, kata wako lagi, menjadi urusan bersama. Sebab yang memproduksi sampah juga termasuk masyarakat, sikap disiplin menjadi kunci utama dalam mengelo...

Sarasehan Pimpinan Pondok Pesantren se-Riau, BI Berharap Ponpes Bangun Kemandirian Ekonomi

Bersempena dengan peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati 22 Oktober, Bank Indonesia (BI) Riau bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Riau menggelar sarasehan Pimpinan Pondok Pesantren se-Riau. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Riau (22/10) dihadiri Kepala BI Riau Siti Astiyah, Walikota Pekanbaru Firdaus, para pimpinan Ponpes dan juga ratusan santri. Sebelumnya, BI Riau juga telah melakukan penandatangan kerja sama dengan 17 pesantren di Riau. Pada kesempatan itu, Siti mengatakan, sarasehan ini dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan kemandirian ekonomi pondok pesantren indonesia. "Selain itu, ini juga dalam rangka menuju pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) ke IV yang akan digelar di Surabaya pada November mendatang," jelasnya. Siti mengharapkan, lembaga pendidikan Islam seperti pesantren bisa membangun kemandirian ekonominya. Selain itu, diharapkan akan menjadi basis pengembangan ekonomi syariah di Riau. ...

Unilak Wisuda 1.012 Mahasiswa

Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-55 dan Magister ke V, Sabtu,(21/10). Sebanyak 1.012 mahasiswa yang diwisuda berasal dari sembilan Fakutas dan Program Pascasarjana (Magister). Di antaranya, Fakultas Ilmu Administrasi sebanyak 180 wisudawan, Fakultas Ekonomi, 178, Fakultas Teknik 70, Fakultas Pertanian 45, dan dari Fakultas Hukum sebanyak 222 wisudawan. Selanjutnya dari Fakultas Ilmu Budaya 26 wisudawan, Fakultas Kehutanan 17, Fakultas Ilmu Komputer 104, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 92, dan Pascasarjana 79 wisudawan. Koordinator Kopertis X, diwakili Sekretaris pelaksana Hannafi, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda ke-55 sarjana strata satu dan ke- V program magister. Dia mendoakan, semoga para wisudawan-wisudawati bisa mendapatkan pekerjaan tidak hanya di dalam negeri, bahkan bisa di berbagai negara. Dia juga memuji prestasi dan perkembangan Unilak yang mengusung tema 'We Go Internasional...