Langsung ke konten utama

Unilak Wisuda 1.012 Mahasiswa

Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-55 dan Magister ke V, Sabtu,(21/10). Sebanyak 1.012 mahasiswa yang diwisuda berasal dari sembilan Fakutas dan Program Pascasarjana (Magister).

Di antaranya, Fakultas Ilmu Administrasi sebanyak 180 wisudawan, Fakultas Ekonomi, 178, Fakultas Teknik 70, Fakultas Pertanian 45, dan dari Fakultas Hukum sebanyak 222 wisudawan. Selanjutnya dari Fakultas Ilmu Budaya 26 wisudawan, Fakultas Kehutanan 17, Fakultas Ilmu Komputer 104, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 92, dan Pascasarjana 79 wisudawan.

Koordinator Kopertis X, diwakili Sekretaris pelaksana Hannafi, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda ke-55 sarjana strata satu dan ke- V program magister. Dia mendoakan, semoga para wisudawan-wisudawati bisa mendapatkan pekerjaan tidak hanya di dalam negeri, bahkan bisa di berbagai negara. Dia juga memuji prestasi dan perkembangan Unilak yang mengusung tema 'We Go Internasional'.

"Sekarang sudah banyak profesor dan doktor di Unilak, saya berharap semoga tiga tahun ke depan akan semakin bertambah. Saya juga berharap, semoga tahun depan Unilak dapat masuk menjadi 100 universitas terbaik di Indonesia dan dalam 2 tahun ke depan dapat menjadi 50 universitas terbaik di Indonesia. Saya yakin, Unilak dalam waktu lima-enam tahun ke depan dapat menjadi world class university,” terang Hannafi.

Rektor Unilak Hj. Hasnati dalam pidatonya juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikannya. Menurutnya, wisuda merupakan momen bersejarah karena semua wisudawan yang dikukuhkan sebagai sarjana dan magister telah melalui proses panjang disertai dengan berbagai ujian dan tantangan.

"Kita berharap, para wisudawan dapat mengembangkan ilmu yang sudah diperoleh selama mengikuti perkuliahan untuk diterapkan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kepada seluruh wisudawan, kami juga menitipkan nama baik universitas, tetaplah menjalin silaturahmi dengan Almamater," imbuh rektor.

Sementara itu, Gubernur Riau, diwakili Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim), Muhammad Amin mengucapkan selamat kepada wisudawan-wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studi di Unilak. Dikatakannya, jadikan momen sebagai awal dari amanah orang tua, masyarakat dan pemerintah provinsi. Dalam mengembangkan dan memajukan Provinsi Riau.

"Kita berharap kepada wisudawan- wisudawati untuk berani berkompetisi dengan pekerja asing dan berterimakasih kepada seluruh civitas akademika Unilak atas peran aktif dalam membangun pendidikan di provinsi riau," tandasnya.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...