Stand Sinar Mas dalam ajang Riau Expo 2017 merupakan stand paling banyak dikunjungi. Stand tersebut selain mendapatkan edukasi langsung dari pihak penjaga Stand, juga para pengunjung akan dapat hadiah, terutama anak-anak.
Tiga hari pelaksanaan Riau Expo di SKA Co Ex jumlah pengunjung ke Stand Sinar Mas lebih dari 2000 an, terutama anak-anak yang datang sengaja untuk mencari pengetahuan. Mereka senang mendapatkan buku dari Sinar Mas sebagai Stand yang dikunjunginya dalam pameran Riau Expo tersebut.
"Tadi dapat buku dan ada juga dijelaskan tentang kertas dan tisu, "ujar Nabila seorang anak yang mengunjungi Stand Pameran Riau Expo Jumat lalu.
"Iya dapat buku tulis tadi senang, "ujar siswa lainnya Ridwan.
Sementara itu, Humas Sinar Mas Stephanus Andrianto saat ditemui di Riau Expo menyampaikan Stand Sinar Mas termasuk paling banyak dikunjungi peserta pameran. Sedangkan bagi masyarakat yang berkunjung akan mendapatkan penjelasan bagaimana cara membuka lahan tanpa menggunakan bakar lahan dan bagaimana memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam.
"Ini ramai yang berkunjung dan setiap pengunjung anak-anak kami beri hadiah buku. Kami beri penjelasan bagaimana buka lahan tanpa membakar. Sesuai dengan program Perusahaan untuk Desa Makmur Peduli Api (DMPA), "ujar Stephanus.
Dijelaskan Stephanus sudah banyak kelompok yang dibina Sinar Mas untuk memanfaatkan lahan bertani dan berwirausaha lainnya. Bahkan hasilnya juga sudah banyak. Sinar Mas sendiri memiliki Balai Penelitian Pengembangan Masyarakat (BPPM) dimana sudah bekerjasama dengan UR. Dimana bagi anak pertanian UR harus mengikuti pelatihan disana karena ada dua SKS yang harus dijalani di BKPM Sinar Mas tersebut.
"Ada namanya Riyono yang sukses membuka lahan pertanian tanpa bakar dan dia sukses. Bahkan sempat diundang ke Maroko sebagai narasumber. Jadi anak pertanian UR harus kesana dua SKS, dan ini bagian dari pengembangan juga terhadap pertanian dan bagaimana agar pola pertanian di Riau tidak harus membakar, "jelasnya.
Sementara itu, acara penutupan Riau Expo 2017 yang berlangsung 14-20 Oktober di SKACoEx, Pekanbaru, secara resmi di tutup oleh, Wakil Gubernur Riau Wan Tahmrin Hasyim Jumat (20/10) malam.
Dalam sambutannya, Wagubri mengatakan,vbahwa tujuan pelaksanaan Riau Expo 2017 yang mengintegrasikan unsur pameran, seminar, informasi serta hiburan rakyat ini mampu menjadikan icon Riau dalam rangka menarik lebih banyak investasi, bisnis, termasuk investasi di bidang pariwisata.
Selain itu, melalui program pameran yang bertemakan mari jadikan Provinsi Riau sebagai destinasi investasi pariwisata dan perdagangan juga menampilkan pameran dan promosi potensi pariwisata yang ada di Riau.
"Keikutsertaan sektor publik yang diinterprestasikan oleh dinas, instansi pemerintah BUMN, BUMD juga telah memberi makna lebih terhadap peran Riau Expo sebagai media untuk mengkomunikasikan berbagai pesan, program dan hasil yang telah dicapai dalam pembangunan daerah maupun secara nasional kepada seluruh masyarakat Riau," kata Wagubri.(rls)
Tiga hari pelaksanaan Riau Expo di SKA Co Ex jumlah pengunjung ke Stand Sinar Mas lebih dari 2000 an, terutama anak-anak yang datang sengaja untuk mencari pengetahuan. Mereka senang mendapatkan buku dari Sinar Mas sebagai Stand yang dikunjunginya dalam pameran Riau Expo tersebut.
"Tadi dapat buku dan ada juga dijelaskan tentang kertas dan tisu, "ujar Nabila seorang anak yang mengunjungi Stand Pameran Riau Expo Jumat lalu.
"Iya dapat buku tulis tadi senang, "ujar siswa lainnya Ridwan.
Sementara itu, Humas Sinar Mas Stephanus Andrianto saat ditemui di Riau Expo menyampaikan Stand Sinar Mas termasuk paling banyak dikunjungi peserta pameran. Sedangkan bagi masyarakat yang berkunjung akan mendapatkan penjelasan bagaimana cara membuka lahan tanpa menggunakan bakar lahan dan bagaimana memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam.
"Ini ramai yang berkunjung dan setiap pengunjung anak-anak kami beri hadiah buku. Kami beri penjelasan bagaimana buka lahan tanpa membakar. Sesuai dengan program Perusahaan untuk Desa Makmur Peduli Api (DMPA), "ujar Stephanus.
Dijelaskan Stephanus sudah banyak kelompok yang dibina Sinar Mas untuk memanfaatkan lahan bertani dan berwirausaha lainnya. Bahkan hasilnya juga sudah banyak. Sinar Mas sendiri memiliki Balai Penelitian Pengembangan Masyarakat (BPPM) dimana sudah bekerjasama dengan UR. Dimana bagi anak pertanian UR harus mengikuti pelatihan disana karena ada dua SKS yang harus dijalani di BKPM Sinar Mas tersebut.
"Ada namanya Riyono yang sukses membuka lahan pertanian tanpa bakar dan dia sukses. Bahkan sempat diundang ke Maroko sebagai narasumber. Jadi anak pertanian UR harus kesana dua SKS, dan ini bagian dari pengembangan juga terhadap pertanian dan bagaimana agar pola pertanian di Riau tidak harus membakar, "jelasnya.
Sementara itu, acara penutupan Riau Expo 2017 yang berlangsung 14-20 Oktober di SKACoEx, Pekanbaru, secara resmi di tutup oleh, Wakil Gubernur Riau Wan Tahmrin Hasyim Jumat (20/10) malam.
Dalam sambutannya, Wagubri mengatakan,vbahwa tujuan pelaksanaan Riau Expo 2017 yang mengintegrasikan unsur pameran, seminar, informasi serta hiburan rakyat ini mampu menjadikan icon Riau dalam rangka menarik lebih banyak investasi, bisnis, termasuk investasi di bidang pariwisata.
Selain itu, melalui program pameran yang bertemakan mari jadikan Provinsi Riau sebagai destinasi investasi pariwisata dan perdagangan juga menampilkan pameran dan promosi potensi pariwisata yang ada di Riau.
"Keikutsertaan sektor publik yang diinterprestasikan oleh dinas, instansi pemerintah BUMN, BUMD juga telah memberi makna lebih terhadap peran Riau Expo sebagai media untuk mengkomunikasikan berbagai pesan, program dan hasil yang telah dicapai dalam pembangunan daerah maupun secara nasional kepada seluruh masyarakat Riau," kata Wagubri.(rls)
Komentar
Posting Komentar