Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Waspada Diabetes Melitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Prodia mengelar seminar dokter dan masyarakat di Hotel Pangeran Pekanbaru Sabtu dan Minggu 22/10. Ini merupakan kegiatan ke 14 dari 16 kota besar yang dilaksanakan. Data terbaru, tahun 2015 ditunjukkan Perkumpulan Endokrinologi (PERKENI) menyatakan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia telah mencapai 9,1 juta orang. Bahkan Indonesia disebut-sebut telah bergeser naik dari peringkat ke-7 menjadi peringkat ke-5 teratas di antara negara-negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak dunia. Hal ini tentu memprihatinkan karena Indonesia masih berada di urutan ke-10 pada tahun 2010 lalu. Organisasi Kesehatan Dunia WHO memperkirakan jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia terus melonjak dari semula 8,4 juta penderita di tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta di tahun 2030. Berdasarkan permasalahan tersebut, Laboratoium Klinik Prodia berupaya mengkampanyekan wellness testing untuk mencegah perkembangan penyakit diabetes melitus di Indonesia melalui seminar dokter di 16 kota...

Ribuan Warga Saksikan Pengukuhan PAMOR

Ribuan warga Pekanbaru khususnya dari komunitas Jawa tumpah ruah menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk sekaligus pengukuhan Pengurus Paguyuban masyarakat Solo Riau (Pamor) 2017-2020. Hadir Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Datuk Syahril Abu Bakar, pengurus PAMOR, Sesepuh tokoh Jawa yang memegang tampuk Majelis Pertimbangan dipimpin H Sentot Djoko Prayetno Jumat, (20/10) memberikan sumpah di Pendopo Joglo PAMOR, Pekanbaru. Ketua Umum PAMOR, H Bagus Santoso di depan ribuan undangan mengatakan, Pamor hadir untuk bertekad turut andil dalam membangun Riau, khusunya di bidang sosial, budaya dan bisnis. "Kehadiran Pamor diharapkan mampu menjadi warna tersendiri bagi khasanah budaya Melayu untuk kemajuan Bumi Lancang Kuning," ujarnya. Bagus mengungkapkan, pengurus Pamor terdiri berbagai latar belakang profesi. Pihaknya tidak akan menjadikan perbedaan menjadi sekat satu dengan yang lain. Pamor lebih mengedepankan maha karya untuk kemajuan bersama. Anggota dan pe...

Klarifikasi Kapolda Riau, Berita 'Negara Boleh Tak Ada TNI' Diyakini Hoax

Berita tersebut dimuat oleh wahanariau.com yang dilansir pada Jumat, 20 Oktober 2017, berjudul 'Kapolda Riau: Negara Boleh Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada', diyakini tidak benar atau hoax. Berita itu bermula dari acara Silaturahmi Kapolda Riau bersama Pemimpin Redaksi dan Wartawan Mitra Polda Riau yang digelar Rabu, 18 Oktober 2017 malam di salah satu restoran di Pekanbaru. "Isi berita itu tidak seperti yang sebenarnya. Saya waktu itu menjelaskan peran penting Media dalam tugas TNI dan Polri. Harusnya di muat dari awal sambutan saya, jangan sepenggal-sepenggal," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, mengklarifikasi berita tersebut, Minggu (22/10). Awalnya, kata Nandang, Ia menjelaskan bahwa Polri dan TNI harus bersinergi dengan empat pilar, istilah yang dibuat. "Paling pokok, bagaimana bersinergi dengan empat Pilar. Polri, TNI, Pemda dan Pranata Sosial. Agar tujuan nasional berupa wawasan nusantara, ketahanan nasional, pembangunan, penegakan HAM ...

Atasi Masalah Sampah di Pekanbaru, Wako Minta Pengembang Siapkan TPS

Mengatasi masalah sampah di Kota Pekanbaru, Walikota Pekanbaru, Firdaus,MT, meminta pihak pengembang perumahan menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pemukiman. Hal itu menjadi persyaratan yang harus dilakukan. "Untuk masalah sampah di pemukiman develover perumahan harus menyiapkan TPS. Dari pemerintah kita sudah pernah siapkan namun umurnya hanya beberapa saat saja. Ini terjadi karena tidak adanya rasa cinta dari masyarakat. Kita contohkan saja di Jalan Ahmad Yani, Agus Salim, Kopi, Teratai yang sudah dibangun trotoar. Di sana juga sudah disiapkan lampu penerangan, tapi bukan hanya pecah, pohon- pohon di sekitarnya juga ada yang roboh. Nah pola pikir dan perilaku seperti inilah yang harus dirubah kepada masyarakat. Sebab apabila lingkungan sehat jelas akan membawa kesejahteraan," kata Wako, akhir pekan ini. Masalah sampah, kata wako lagi, menjadi urusan bersama. Sebab yang memproduksi sampah juga termasuk masyarakat, sikap disiplin menjadi kunci utama dalam mengelo...

Sarasehan Pimpinan Pondok Pesantren se-Riau, BI Berharap Ponpes Bangun Kemandirian Ekonomi

Bersempena dengan peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati 22 Oktober, Bank Indonesia (BI) Riau bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Riau menggelar sarasehan Pimpinan Pondok Pesantren se-Riau. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Riau (22/10) dihadiri Kepala BI Riau Siti Astiyah, Walikota Pekanbaru Firdaus, para pimpinan Ponpes dan juga ratusan santri. Sebelumnya, BI Riau juga telah melakukan penandatangan kerja sama dengan 17 pesantren di Riau. Pada kesempatan itu, Siti mengatakan, sarasehan ini dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan kemandirian ekonomi pondok pesantren indonesia. "Selain itu, ini juga dalam rangka menuju pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) ke IV yang akan digelar di Surabaya pada November mendatang," jelasnya. Siti mengharapkan, lembaga pendidikan Islam seperti pesantren bisa membangun kemandirian ekonominya. Selain itu, diharapkan akan menjadi basis pengembangan ekonomi syariah di Riau. ...

Unilak Wisuda 1.012 Mahasiswa

Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-55 dan Magister ke V, Sabtu,(21/10). Sebanyak 1.012 mahasiswa yang diwisuda berasal dari sembilan Fakutas dan Program Pascasarjana (Magister). Di antaranya, Fakultas Ilmu Administrasi sebanyak 180 wisudawan, Fakultas Ekonomi, 178, Fakultas Teknik 70, Fakultas Pertanian 45, dan dari Fakultas Hukum sebanyak 222 wisudawan. Selanjutnya dari Fakultas Ilmu Budaya 26 wisudawan, Fakultas Kehutanan 17, Fakultas Ilmu Komputer 104, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 92, dan Pascasarjana 79 wisudawan. Koordinator Kopertis X, diwakili Sekretaris pelaksana Hannafi, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda ke-55 sarjana strata satu dan ke- V program magister. Dia mendoakan, semoga para wisudawan-wisudawati bisa mendapatkan pekerjaan tidak hanya di dalam negeri, bahkan bisa di berbagai negara. Dia juga memuji prestasi dan perkembangan Unilak yang mengusung tema 'We Go Internasional...

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Implementasi Transaksi Non Tunai, Pemprov dan Bank Riau Kepri Tandatangani MoU

Pemerintah Provinsi Riau melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan transaksi non tunai dengan Bank Riau Kepri. di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Provinsi Riau, Rabu (18/10). Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari bersama Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman yang diwakilkan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Riau Indrawati Nasution, disaksikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Syahrial Abdi, Direktur Operasional Bank Riau Kepri Denny Mulya Akbar dan Komut HR. Mambang Mit serta Komisaris Independen Taufiqqurahman. Transaksi non tunai ini merupakan program pemerintah pusat yang berdasarkan Instruksi Presiden No. 10 dan SE Mendagri No. 910/1866/SJ tahun 2017 tanggal 17 April 2017. Program ini paling lambat dilaksanakan tanggal 1 Januari 2018 yang meliputi penerimaan dan pengeluaran daerah. Turut hadir pada acara ini Kepala BI Perwakilan Riau Siti Astiyah, Kepala OJK Riau ...

Setahun Launching di Kecamatan Limapuluh, 1.863 Rumah Belum Dialiri Gas Bumi

Meski jaringan gas kota di Kecamatan Limapuluh sudah launching  sejak Kamis (13/10) tahun 2016, namun sebanyak 1.863 rumah belum dialiri gas. Hal itu terjadi karena ada masalah pada intalasi jaringan. "Memang benar masih ada yang belum dialiri gas di sana karena ada masalah sedikit pada instalasi jaringan gasnya. 1.850 rumah sudah teraliri gas yang belum 1.289 rumah berpenghuni dan 574 rumah kosong. Sudah dikoordinasikan dengan pihak Pertamina. Dalam waktu dekat sudah dialiri paling lambat akhir Oktober ini semua teraliri gas," kata Kepala Bagian Ekonomi Setda Pekanbaru, Laksmi Fitriana, kepada wartawan kemarin. Dia juga mengimbau, warga yang rumahnya belum dialiri gas diminta untuk menyampaikan ke pihak kecamatan, begitujuga dengan warga yang mengalami kerusakan pada instalasi. Salah seorang warga Kecamatan Limapuluh,  Wendi, yang sempat diwawancarai menjelaskan, sejak launching setahun lalu rumahnya belum dialiri gas. "Terserah sajalah mau diapakan, udah capek ...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Kecamatan Sail Siap Terapkan Program Transaksi Non Tunai

Mewujudkan Pekanbaru menuju Smart City yang madani, Kecamatan Sail siap menerapkan program transasksi Non tunai di wilayah kerjanya. Dalam hal itu Kecamatan Sail juga menjadi kecamatan yang pertama mengajukan untuk penerapan program pemerintah tersebut dari 12 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. "Untuk menerapkan program Non tunai itu kemarin kami sudah melaksanakan sosialisasi membahas tentang pembayaran honor  RT dan RW, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan honor masjid paripurna. Disampaikan untuk pembayaran itu tidak lagi dilakukan secara tunai tapi ditransfer melalui rekening bank," ujar Camat Sail, Tri Sepna Syaputra, didampingi Plt Lurah Sukamulya, Helmi Afrizal, Rabu,(18/10). Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan pembayaran secara Non Tunai, diantaranya lebih praktis dan bisa dilakukan dimana dan kapan saja. Antara pemberi dan penerima tidak harus bertemu atau bertatap muka di satu tempat, hemat ruang dan uangpun tetap berada di sistem keuangan yang ...

Asri Auzar Minta Pemko Perhatikan LAM

Setelah Yose Saputra dinobatkan jadi Ketua DPH LAM Pekanbaru, berbagai kalangan memberikan tanggapan. Satu di antaranya disampaikan tokoh Melayu Riau, yang juga Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Rokan Hilir (Rohil), Asri Auzar. Tokoh adat yang juga anggota DPRD Riau ini kepada wartawan mengatakan, bahwa Pemko Pekanbaru harus membantu maksimal LAM Pekanbaru ini, agar benar-benar berkibar di Tanah Bertuah ini. Baik dari sarana dan prasarananya, terlebih lagi dengan dukungan moral. Sebab, dengan begitu, paguyuban Melayu ini akan semakin berkembang dan dicinta masyarakat. "Kepengurusan sekarang, kita yakin bisa maju dan berkembang. Apalagi dipimpin anak muda Melayu yang punya daya juang dan petarung. Namun semua itu, perlu campur tangan pemerintah, jangan abaikan LAM ini," kata Asri Auzar kepada Rabu (18/10), di gedung LAMR kemarin. Lebih dari itu, Asri meminta gedung LAM yang berada di Jalan Senapelan, bisa segera difungsikan. Jika memang ada kerusakan dan kekurangan meubel...

Pemko Disarankan Perbesar Porsi Anggaran Kelola Sampah

Anggota DPRD Pekanbaru, Kudus Kurniawan menyarankan Pemerintah Kota Pekanbaru mempertimbangkan lagi rencana menyerahkan pengelolaan sampah kepada pihak ketiga. Karena itu politisi Hanura ini tetap menekankan, agar DLHK selaku OPD yang bertanggung jawab tentang persoalan ini, harus menyiapkan anggarannya secara komprehensif. Lalu usulkan ke DPRD, untuk dibahas di APBD murni 2018. "Sekarang kita lagi membahas APBD murni. Kita mau lihat program DLHK ini tuntas. Porsi anggaran sampah ini harus besar," pintanya, seraya mengharapkan, pada tahun depan, tidak ada lagi keluhan masyarakat tentang tumpukan sampah seperti sekarang ini. Tegakkan Perda Pengelolaan Sampah yang sudah disahkan tersebut. Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Heri Setiawan meminta peran serta pihak RT dan RW, agar turun tangan mengajak warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dikatakan, masih banyaknya tumpukan sampah, di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru hingga saat ini, satu penyebabny...

Gelar JMS di SMP Negeri 8 Pekanbaru, Kejari Beri Penerangan Hukum Sejak Dini

Kejaksaan Negeri Pekanbaru melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di Sekolah Menengah Negeri 8 Pekanbaru Jalan Adi Sucipto Pekanbaru, Rabu (18/10). Melalui kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru itu, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran hukum pada siswa sekolah sejak dini. Di sini, informasi dasar mengenai tindak pidana yang umum terjadi di masyarakat seperti penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan korupsi dipaparkan pemateri dari Korps Adhyaksa Pekanbaru itu. Dua jaksa yang memaparkan informasi ini adalah Eva Susanti dan Antonius Haro. Eva pada kesempatan pertama membuka penyuluhan dengan menerangkan tentang Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tenang narkotika. Diterangkan Eva, narkotika, alkohol dan zat adiktif lainnya sangat berbahaya bagi tubuh manusia. "Heroin, ganja dan sabu itu adalah sedikit dari narkotika. Dampak menggunakan narkotika bisa bikin bodoh dan dapat menyebabkan kematian," kata Eva...