Langsung ke konten utama

Honda Dream Cup 2017, Ahmad Zulkifli Raih Juara I

Astra Honda Motor (AHM) kembali menyelenggarakan ajang balap bergengsi di Pekanbaru, kali ini digelar dalam Honda Dream Cup (HDC) 2017 yang digelar di 8 provinsi di Nusantara. Yakni Jawa Barat (April), Kalimantan Selatan (Mei), Jawa Tengah (Juli), Sumatera Utara (Agustus), Riau (September), Jakarta (Oktober), Sulawesi Selatan (Oktober), dan Jawa Timur (November). Ajang balap nasional tersebut akan dimulai pada Sabtu - Minggu (16-17/9) di Rumbai Sport Centre, Pekanbaru.

Dikatakan Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara (CDN), Sie Ceng, kepada Haluan Riau, Sabtu (16/9) bahwa Riau sebagai tuan rumah penyelenggara, pihaknya melalui Honda Capella FIF Astra KYT FDR Racing Team juga menurunkan 3 pembalap andalan. Mereka adalah Abdul Malik, Dedy Syahputra dan Dicky Rinaldi.

"Ajang HDC ini diikuti oleh 95 pebalap dari dalam dan luar Pekanbaru. Secara regional HDC tahun ini merupakan pelaksanaan tahun ke 3, kalau secara nasional sudah tahun yang ke 13. Tahun ini kami juga menurunkan 3 pebalap andalan, Abdul Malik, Dedy Syahputra dan Dicky Rinaldi," katanya, Sabtu (16/9).
Didampingi sejumlah manajemen CDN, Sie Ceng menuturkan, dari tiga pebalap andalan tuan rumah yang akan unjuk gigi itu, Abdul Malik dan Dedy Syahputra akan berlaga di kelas HDC 1 - Sport Cub 150cc Tune Up Seeded. Sementara Dicky Rinaldi berlaga di kelas pemula HDC 2 - Sport Cup 150cc Tune Up Novice dan HDC 5 - Cub 125 cc Tune Up Novice.

Masih kata Sie Ceng, HDC 2017 Pekanbaru ini mempertandingkan 8 kelas perlombaan. Dari motor sport, cub hingga motor matic. Dengan rincian, HDC 1 - Sport Cub 150cc Tune Up Seeded, HDC 2 - Sport Cub 150 cc Tune Up Novice, HDC 3 - Sport Cub 150cc Standard Novice U-16, HDC 4 - Sport Cub 150cc Standard Novice Open, HDC 5 - Cub 125cc Tune Up Novice, HDC 6 - Cub 125cc Standard Novice, HDC 7 - Sport 150cc Tune Up Open serta HDC 8 - Matic 130cc Standard Open.

Di lokasi yang sama, Promotion and Advertisment Department Head CDN, Hendro menuturkan, lewat ajang HDC inilah pihaknya ingin melahirkan bakat para pebalap daerah yang berpotensi sehingga mampu meraih prestasi prestisius membanggakan seperti yang telah ditorehkan oleh Andi Gilang, Gerry Salim dan Irfan Ardiansyah. Mereka bertiga, sambung Hendro, merupakan pebalap daerah yang menjadi bagian HDC dan telah menjadi kebanggaan Indonesia di ajang balapan level internasional.

"Harapan kami, HDC ini bisa menjadi wadah untuk menciptakan pebalap muda berprestasi di Pekanbaru dan Riau. Baik di kancah nasional ataupun sampai ke level internasional," singkatnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, Satu pebalap tuan rumah Pekanbaru, Ahmad Zulkifli Nasution tampil sebagai juara I setelah finish di urutan terdepan di Kelas HDC 1 - Sport Cub 150cc Tune Up Seeded, Honda Dream Cup (HDC) 2017 di Stadion KH Nasution, Sport Centre Rumbai, Minggu, (17/9) di Stadion Rumbai.

Dengan menggendarai kuda besi Honda Sonic, pebalap yang tergabung dalam Team Honda Menara Agung Dragon NHK Proliner UMA RCB tersebut mampu mengungguli dua pesaing terdekatnya, Hafid JW dan Abdul Malik. Di finish, Hafid JW berhasil keluar sebagai juara II yang disusul oleh Abdul Malik di posisi ke tiga.

"Senang sekali bisa tampil sebagai tuan rumah. Terima kasih untuk masyarakat Pekanbaru yang sudah memberikan supportnya sehingga saya bisa dapat hasil maksimal," papar Ahmad Zulkifli ketika menaiki podium kemenangan.

Ajang Honda Dream Cup 2017 sendiri resmi dimulai setelah dibuka melalui opening ceremony oleh Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara (CDN), Sie Ceng bersama jajaran manajemen PT Astra Honda Motor (AHM). Balapan nasional tersebut juga mempertandingkan 8 kelas perlombaan. Terdiri dari HDC 1 - Sport Cub 150cc Tune Up Seeded, HDC 2 - Sport Cub 150 cc Tune Up Novice, HDC 3 - Sport Cub 150cc Standard Novice U-16, HDC 4 - Sport Cub 150cc Standard Novice Open, HDC 5 - Cub 125cc Tune Up Novice, HDC 6 - Cub 125cc Standard Novice, HDC 7 - Sport 150cc Tune Up Open serta HDC 8 - Matic 130cc Standard Open.

Selain itu, pacuan kuda besi yang sudah memasuki tahun ke 3 diadakan di Kota Bertuah tersebut diikuti pula oleh 95 pebalap dari berbagai daerah, lokal maupun luar Pekanbaru. ***

Komentar

Popular Post

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bimtek di Rohul, Jaksa Langsung Kasasi

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Rokan Hulu langsung menolak putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis bebas terhadap Arie Kurnia Arnold, terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis dan Pelatihan bagi aparat desa yang merugikan negara Rp227 juta. Kita langsung kasasi, tegas JPU Gilang dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (59). Sebelumnya, menurut majelis hakim yang diketahui Dahlia Panjaitan, terdakwa Arie Kurnia Arnold tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan kepadanya. Sehingga majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Rohul tersebut. Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan JPU. Membebaskan terdakwa dari tahanan, ungkap Hakim Ketua Dahlia Panjaitan. Selain itu, majelis hakim juga memerintahka...

Dari 8 Jadi 9 Fraksi, DPRD Pekanbaru Tambah Satu Fraksi

Sesuai Pansus Tata Tertib dimana fraksi di DPRD Kota Pekanbaru berubah menjadi 9 fraksi dari sebelumnya 8 fraksi. Putuskan tersebut hasil telah ditetapkan melalui paripurna Pansus Tatib awal pekan ini. Ketua Pansus Tatib DPRD Pekanbaru tahun 2017, Ida Yulita Susanti SH MH kepada wartawan mengatakan, Tatib DPRD Pekanbaru yang baru disahkan itu menyusul keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang bertujuan dalam rangka penataan kelembagaan perangkat daerah untuk pembentukan Oranisasi Perangkat Daerah (OPD). PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ini juga sebagai tindaklanjut amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana, ada perubahan pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota. "Di Tatib yang lama, kita masih menggunakan nama SKPD tentu dengan berganti OPD ini berganti pula nama mitra kerja bersama dengan DPRD Pekanbaru," kat...

Ditangkap Satpol, Pengemis Buta Ngaku untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Seorang wanita tuna netra Jawaris, (51), warga Jalan Cipta Karya, Panam, ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru setelah kedapatan mengemis di Simpang Empat Pasar Pagi Arengka, Jalan, Soekarno Hatta, Kamis,(7/9). Menjadi seorang pengemis menurut dia sudah dilakoni sejak 20 tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Baru sekali ini kami mengemis di Simpang Empat Arengka ini, biasanya kami cuma duduk di Rumah Makan Nurdin, Arengka. Tapi karena di rumah makan itu tadi sudah banyak pengemis lain, terpaksa kami pindah, itulah sialnya baru sekali kami sudah ditangkap," kata Jawani, ditimpali Iyus, teman perempuan yang biasanya membimbingnya saat mengemis, di Kantor Satpol PP Pekanbaru. Jawani mengaku, pekerjaan yang dilakukannya atas keinginan mereka sendiri tanpa  dikoordinair orang lain seperti pengemis- pengemis lain. Hasilnya dibagi dua dengan teman yang membimbingnya tersebut. Digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti untuk membayar sewa rumah dan kebutuhan lai...