Langsung ke konten utama

Kontingen O2SN Riau Sumbang Dua Medali Emas

Kontingen Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) Provinsi Riau, sukses meraih dua medali emas dan satu medali perunggu, pada pelaksanaan hari kedua O2SN, di Medan, Sumatra Utara. Dua medali emas tersebut disumbangkan oleh, cabang Karate dan Renang setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Riau Ahyu Suhendra, bersukur atas dua medali yang disumbangkan atlet Riau untuk tingkat SD. Ia berharap atlet pelajar Riau yang lainnya, bisa diikuti atlet-atlet pelajar lainnya di cabang pertandingan lain.

Dan dua atlet Riau yang berhasil menyumbangkan medali emas, yakni dari cabang olahraga Renang Putra tingkat SMP, Galih dan cabor Karate nomor kumite 32 kg Putra tingkat SD Buffon Julianto Sinaga.

"Setelah Renang putri tingkat SD berhasil menyumbang emas. Disusul dengan atlet Karate putra Riau yang menyumbangkan emas. Atlet kita yang lain masih terus bertanding di berbagai jenjang pendidikan sesuai nomor dan cabang pertandingan yang diikuti. Peluang lainnya di berbagai cabor masih terbuka untuk merebut medali," ujar Ahyu, Selasa (5/9).

"34 Provinsi peserta yang ikuti ajang ini. Mudah-mudahan kontingen Riau yang didampingi Disdik selama pertandingan bisa terus menyumbang medali untuk mengharumkan nama Riau," tambahnya.

Dijelaskan Ahyu, kontingen Riau yang mengikuti ajang O2SN terdiri dari tingkat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) 9 atlet untuk cabang olahraga Bocce (Dibaca Boci, red), Atletik, Catur Bulu Tangkis dan Kursi roda. Kemudian tingkat SD 12 atlet. Mengikuti cabang olahraga bulu tangkis putra dan putri, Pencak silat putra dan putri, Karate putra dan putri, Senam putra dan putri, Atletik putra dan putri, serta Renang putra dan putri.

Untuk tingkat SMP, 10 atlet yang akan mengikuti cabang olahraga, bulu tangkis  putra dan putri, Pencak silat  putra dan putri, Karate putra dan putri, Atletik putra dan putri, serta Renang putra dan putri. Dan tingkat SMA 16 atlet, cabang olahraga bulu tangkis  putra dan putri, Pencak silat  putra dan putri, Karate putra dan putri, Atletik putra dan putri, serta Renang putra dan putri.

Dan tingkat SMK, 9 atlet, cabang olahraga bulu tangkis  putra dan putri, Pencak silat  putra dan putri, Karate putra dan putri, Atletik putra dan putri, serta Renang putra dan putri.

"Mudah-mudahan dan kita berdoa agar atlet kita yang lain bisa menambah pundi-pundi medali," tutup Ahyu.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...