Langsung ke konten utama

Popnas XIV Semarang, Silat Raih Emas, Riau Kokoh di Posisi 5

Pundi-pundi medali emas kembali disumbangkan oleh atlet Riau pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Semarang. Pada Selasa (19/9) kemarin, pesilat pelajar Riau, Bambang Ligito berhasil mengibarkan bendera Riau, setelah berhasil menyumbangkan medali emas.

Dengan demikian total medali emas Riau bertambah menjadi 13 medali emas dimana sehari sebelumnya 12 medali emas. Tambahan 1 medali emas dari silat ini memperkokoh posisi Riau di 5 besar klasemen sementara Popnas XIV.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Doni Aprialdi, mengatakan, dengan tambahan satu medali emas dari cabor Silat ini, semakin membuat percaya diri atlet-atlet Riau yang lainnya yang masih berjuang memperebutkan medali. Sebelumnya cabor silat juga menyumbangkan satu medali emas putri atas nama Elit Mutia.

"Alhamdulillah kembali kita menambah satu emas dari Silat. Luar biasa anak kita ini bertanding dengan semangat dan percaya diri. Bambang berhasil mengalahkan pesilat PON dari Jawa Barat. Ini kan luar biasa, bisa saja nanti Bambang masuk sebagai atlet PON," kata Doni Aprialdi, Selasa (19/9).

Untuk peluang medali lainnya kata mantan Kaban Penghubung Riau ini, masih ada beberapa cabor lagi, seperti dari cabor renang, Azzahra, diharapkan bisa kembali meraih medali emas di nomor 400 gaya ganti. Selanjutnya dari cabor tinju, dimana 5 petinju Riau berhasil menembus babak semifinal. Dan juga dari cabor Sepak Takraw Putri.

"Doaka agar Azzahra bisa tampil maksimal lagi, saat ini dia sudah menyumbangkan lima medali emas. Dan nomor terakhir yang diikutiny nomor 400 ganti besok (hari ini red) finalnya. Tinju juga kita harapkam bisa masuk final. Minimal ada tambahan dua atau tiga medali emas lagi, di hari terakhir," harap Doni..

Lebih jauh dikatakan Doni, posisi Riau yang berada di peringkat 5 masih aman.. Walaupun Lampung juga terus berusahaa mengejar dengan torehan 11 medali emas, di posisi 6. Namun dengan sisa tiga cabor lagi peluang Riau terbuka lebar mempertahankan posisi lima besar.

Untuk diketahui, torehan medali Riau saat ini 13 medali emas, 8 perak dan 14 perunggu. 13 medali emas Riau tersebut di sumbangkan oleh atlet renang andalan Riau, Azzahra, menyumbangkan 5 medali emas. Cabang olahraga Senam menyumbangkan 4 medali emas, cabor Atletik 1 emas, Gulat 1 emas dan Silat menyumbangkan 2 emas.

Untuk klasemen sementara, DKI Jakarta masih kokoh di posisi puncak dengan torehan 46 medali emas. Di susul Jawa Barat 35 emas, posisi tiga Jawa Tengah 27 medali emas, dan posisi empat Jawa Timur 27 emas. Untuk acara penutupan dijadwalkam akan di tutup malam ini, oleh Mentri Pemuda dan Olahraga. ***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...