Langsung ke konten utama

Hari Ini Diserahkan ke Gubernur, Pansel Umumkan 9 Nama Lulus Assesment

Tim Panitia Seleksi (Pansel) assesment pejabat tinggi pratama untuk 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau, telah menetap 9 peserta yang lulus assesment, mulai dari tes manajerial, tes kompetensi dasar, tes makalah dan wawancara.

Kesembilan peserta yang dinyatakan lulus tersebut tertuang dalam SK Pansel dengan Nomor SK 017/pansel-jptp-II/2017. Berikut 9 nama yang dinyatakan lulus, Afdal, Ali Asfar, Dendi Zulhairi, Elpin Rizaldi, Hardison, Indra Agus Lukman, Manaf Tambunan. M Taufik Usman Hamid dan Syahrizal.

Ketua Pansel Assesment Prof Mukhtar Akhmad, membenarkan 9 nama tersebut telah dirilis. Selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Riau untuk mencari satu nama untuk masing OPD tersebut.

"Dari 9 nama yang diumumkan. 3 jabatan SKPD yang masih kosong, ditawarkan lewat assesment, sepenuhnya prerogatif Gubernur," kata Profesor melalui pesannya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengatakan, ke 9 nama tersebut belum diserahkan ke Gubernur. Karena Gubernur masih banyak kegiatan, dan harus menunggu waktu luang Gubernur.

"Insya Allah besok diserahkan ke Gubernur. Untuk jadwal wawancara langsung dengan Gubernur, itu tergantung dari Gubernur kapan di laksanakan," ujar Ikhwan Ridwan, Rabu (13/9).

Untuk 9 nama yang telah dinyatakan lulus tersebut, masing-masing OPD yang di asesment Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) diisi 3 orang yang nantinya akan diwawancarai oleh Gubernur.

Untuk selanjutnya, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, akan menetapkan 3 nama yang akan duduk sebagai kepala Dinas dan Badan untuk 3 OPD tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan, bahwa ia akan memilih pejabat yang bisa bekerjasama dan mampu menjadi manajer di Dinas yang akan dipimpinnya. Selain itu pejabat tersebut berintegritas.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau, melalui Badan Kepegawaian Daerah telah membuka assesment pejabat tinggi pratama untuk 3 OPD yang masih kosong pejabat defenitifnya. Tercatat sebanyak 31 Aparatur Sipil Negara yang ikut mendaftar, baik dari Kabupaten Kota maupun di lingkungan Pemprov Riau.

Selanjutnya, dari 31 peserta yang mendaftar yang dinyatakan lulus tes manajerial sebanyak 17 peserta. Dan pada tes terakhir tes kompetensi dasar dan wawancara hanya 9 nama yang di serahkan ke Gubernur. ***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...