Langsung ke konten utama

Disbud Bahan 44 Cagar Budaya

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan menetapkan dan memperingkatkan cagar budaya, bangunan cagar budaya dan struktur cagara budaya, yang ada di tiga Kabupaten, yakni Kuansing, Rokan Hulu dan Indragiri Hulu.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein, mengatakan tercatat ada sebanyak 44 cagar budaya yang akan ditetapkan, 14 dari Kuantan Singingi, 15 dari Rokan Hulu dan 15 dari Indragiri Hulu. Dan penetapan tersebut akan ditetap melalui kajian dari tokoh budaya Riau dan tim dari tiga Kabupaten tersebut, dalam pembahasan penetapan status tersebut, Senin (5/8).

"Jadi situs cagr budaya ini dibahas terlebih dahulu dan di lakukan peringkat-peringkat cagar budaya tersebut. Mana yang masuk ke Provinsi dan mana yang masuk di Kabupaten, setelah itu disahkan," ujar Yoserizal.

"Setelah di sahkan oleh tim dari Provinsi dan Kabupaten ini, selanjutkan Bupati meng SK kan cagar budaya yang telah di tetapkan. Jika nanti Bupati tidak mau meng SK kannya maka kita dari Provinsi yang akan menetapkan melalui Peraturan Gubernur dan jadi cagar budaya Provinsi," tambah Yose.

Mantan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPKAD) ini, menjelaskan sebagai Provinsi yang telah menetapkan the homeland of melayu ini,  perlu di perkuat dengan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Kabupaten kota baik yang tanjibel maupun intanjibel.

"Kita tidak mau terulang lagi cagar budaya yang ada di Riau tidak terurus lagi. Seperti cagar budaya Masjid Raya Senapelan yang statusnya turun peringkat. Sebagai Provinsi yang menetapkan the homland of melayu, kita punya kewajiban untkk menjaga budaya cagar budaya melayu yang ada di daerah," jelasnya.

Setelah ditetapkan dan dikelurkannya SK cagar budaya ini, selanjutnya pihaknya akan mengajukan 44 cagar budaya ini ke Pemerintah pusat, untuk selanjutnya ditetapkan sebagai cagar budaya Nasional.

"Setelah di tetapkan, barulah kita ajukan ke Pemerintah pusat untuk dijadikan cagar budaya Nasional. Kita menginginkan ada penambahan pengakuan cagar budaya di Riau ini," ujarnya.

Berikut 44 cagar budaya Kabuapten Kota yang dibagas dan segera di tetapkan, oleh tim ahli OK Nizami Jamil, Suardi, Daryana, dan dari tiga Kabupaten Narasumber Marjohan, Rivai Rahman, Maizir Mid, Tauik Ikram Jamil, dan Junaidi Syam.

Untuk Kabupaten Indragiri Hulu, situs cagar budaya,
Komplek makam jaluran I, komplek makam narasinga II, komplek makam Sultan Kesedengan, komplek makam Sultan Mahmud, makam keramat Pasir Kuala (makan syech Abdur Rauf Singkili), makam Raja Jumat dan Raja Muda Yusuf, makam Raja Uwok, Benteng Kota Lama.

Bangunan cagar budaya, masjid Raya Peranap, rumah Amir Nikmat Kelayang, rumah Mentri Kerajaan Indragiri. Struktur cagar budaya, sumur tua, pintu gerbang, brkas asrama Jepang.

Kuansing, rumah gadang Datuk Pasai, rumah Olaysyah, rumah gadang Datuk Sanguik, rumah Chaniago Sentajo, rumah gadang Datuk Sinaro Garang, Masjid Jami Koto Pangean, Masjid Tua Sentajo, Istana Koto Rajo. Situs agar budaya, situs Padang Candi, kompleks Mkaam Ali Malana, komplek makam Guru datuk Baroman Bosi, makam keramat Ashar, makam Umar Usman Tengah.

Kabupaten Rohul, Benteng Tujuh Lapis, makam Raja-raja Rambah, makam Kahar (raja Tambusai), makam Tengku Joman, makam Raja-raja Kepenuhan. Bangunan cagar budaya, sekolah Belanda, Masjid Tua Kunto, kantor KPU, istana Rokan dan rumah Hulubalang, rumah dinas Wakil Bupati (Controleur).***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...