Langsung ke konten utama

Tanggal 17 September, Komisioner Bawaslu Riau Terpilih Diumumkan

Saat ini, Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia masih menggodok enam nama calon Komisioner Bawaslu Provinsi Riau periode mendatang. Dikabarkan, tanggal 17 September 2017 depan, tiga nama komisioner terpilih sudah diumumkan.

Demikian diungkapkan Juru Bicara Tim Seleksi Komisioner Bawaslu Riau, Mexsasai Indra, Rabu (13/9). Dikatakan Mexsasai, Panitia Seleksi Komisioner Bawaslu Riau telah mengirimkan enam nama calon Komisioner Bawaslu Riau ke Bawaslu RI. Bawaslu RI lah nantinya akan menentukan tiga nama Komisioner Bawaslu Riau.

"Posisi terakhir di Bawaslu RI untuk menentukan dari enam nama itu menjadi tiga. Tiga nama itu yang nantinya menjadi Komisioner Bawaslu Riau," ungkap Mexsasai saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Terkait proses di pusat, Mexsasai mengaku tidak begitu mengetahui secara teknis. Namun diyakininya, para calon Komisioner Bawaslu Riau akan menjalani fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan. "Itu (di Bawaslu RI,red) tidak tahu kita proses teknisnya. Biasanya juga ada proses fit and proper test, melalui mekanisme wawancara," lanjutnya.

Diyakininya, pengumuman nama Komisioner Bawaslu Riau ini akan segera diumumkan. Hal itu berdasarkan informasi yang diterimanya dari Sekretariat Bawaslu Riau. "Informasi yang saya dapatkan dari Sekretariat Bawaslu Provinsi (Riau). Kemungkinan tanggal 17 (September 2017) pengumumannya," imbuh Mexsasai Indra.

Tidak adanya lagi perubahan jadwal pengumuman tersebut menurut Mexsasai penting, pasalnya masa tugas anggota Bawaslu Riau saat ini akan berakhir pada 20 September mendatang.  "Sebelum 20 September harusnya sudah ada tiga nama terpilih, sehingga proses transisi bisa dilakukan secara baik sehingga tidak ada kekosongan," harapnya.

Dengan terpilihnya tiga komisioner Bawaslu Riau nantinya, pihaknya juga berharap agar dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal. Karena salah satu tugas berat komisioner adalah melakukan penegakan hukum terhadap hukum kepemiluan tersebut. Untuk itu diharapkan orang yang terpilih nantinya adalah yang berani menegakkan aturan kepemiluan.

"Kemudian juga berani melakukan tindakan di lapangan, karena tantangannya tidak sederhana. Mereka berhadapan dengan elit politik yang memiliki kekuatan secara finansial dan dukungan dari sumber data politik," pungkasnya.

Adapun enam orang yang telah lulus seleksi dan dikirimkan ke Bawaslu RI diantaranya yakni, Gema Wahyu Adinata, Firdaus Oemar, Neil Antariksa, Dendi Gustiawan, Herdian Asmi dan Rusidi Rusdan.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...