Langsung ke konten utama

Tawarkan 65 Destinasi Nasional dan 18 Internasional, GATF 2017 Targetkan 20 Ribu Pengunjung

Setelah digelar beberapa waktu lalu secara serentak, Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) tahun 2017 kembali digelar di Pekanbaru. Event yang diselenggarakan 22-24 September ini berlokasi di Atrium Kampar Mal Ska, Pekanbaru. Ini sebagai wujud untuk mendukung dan mengembangkan pariwisata secara nasional, khususnya di Riau.

Dalam event yang juga digelar di beberapa kota tersebut, memberikan pilihan bagi para wisatawan dengan 65 destinasi nasional dan 18 destinasi internasional yang dapat dipilih.

"Jadi dengan destinasi-destinasi tersebut kita memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin merecanakan waktunya untuk berlibur di akhir tahun. Tentunya dengan harga spesial, dan aneka pilihan destinasi di seluruh Indonesia dan juga internasional," ujar General Branch Office Garuda Indonesia Perwakilan Pekanbaru, Agung Nugraha, dalam acara pembukaan GATF 2017, di Mal SKA Pekanbaru, Jumat (22/9).

Dikatakannya, dalam event ini, Garuda Indonesia menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank partner. Dengan menargetkan total transaksi sebesar Rp 6 miliar dan 20 ribu pengunjung selama tiga hari pelaksanaannya.

Pagelaran GATF ini juga sebagai wujud untuk mendorong pertumbuhan pariwisata nasional termasuk 10 Destinasi Prioritas Beyond Bali, sekaligus sebagai salah satu upaya strategis Garuda Indonesia dalam mengoptimalkan pasar potensial di wilayah Indonesia Barat, khususnya Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

"GATF merupakan event tahunan yang selalu ditunggu oleh pelanggan setia Garuda Indonesia, tidak hanya di Kota Pekanbaru, namun di seluruh Indonesia. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pengunjung GATF dari tahun ke tahun sejak kami laksanakan GATF untuk yang pertama kalinya tahun 2008 lalu. Menyikapi tingginya minat pelanggan dan masyarakat dalam melakukan perjalanan wisata, maka GATF yang semula hanya dilaksanakan di Jakarta, kemudian digelar serentak di kota-kota besar di Indonesia," paparnya.

Dijelaskannya, dalam momen ini Garuda Indonesia memberikan penawaran terbaik untuk berbagai pilihan tiket dan paket perjalanan wisata baik domestik maupun internasional yang menarik dengan harga spesial. Di samping itu, pelanggan juga dapat menikmati tawaran-tawaran special yang diberikan pada periode happy hour setiap harinya maupun fasilitas dan benefit yang diberikan oleh BRI.

Kegiatan ini juga digelar di 23 kota yaitu Jakarta, Medan, Batam, Tanjung Karang, Palembang, Pekanbaru, Bandung, Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Kupang, Balikpapan, Makassar, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Timika, Jayapura. Melalui travel fair ini para pelanggan akan mendapatkan harga-harga yang terbaik, waktu liburan yang tepat, dan paket yang lebih menarik.

Selain menawarkan berbagai paket perjalanan wisata yang menarik, pada pelaksanaan GATF tahun 2017 ini juga akan dilaksanakan peluncuran tampilan baru dan fitur baru dari Mobile App Garuda Indonesia yang memberikan kemudahan bagi para pelanggan dalam merencanakan perjalanan dengan teknologi yang lebih baru dan mudah,"ungkapnya.

Sementara itu, sebagai partner, dalam event GATF kali ini BRI turut memberikan paket promo  yakni dengan memberikan fasilitas cicilan bunga 0% selama 3, 6, dan 12 bulan.

Selain itu tersedia juga cashback hingga Rp250.000 khusus pengguna Kartu BRI untuk setiap pembelanjaan atau transaksi tiket rute domestik ataupun internasional.

Apresiasi

Dalam kesempatan itu juga, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal turut hadir dalam acara tersebut turut memberikan apresiasi dengan digelarnya event tersebut.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh GI juga untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata baik ke Riau dan juga keluar. Namun tetap memperkenalkan destinasi lokal yang ada di Riau, apalagi secara nasional Riau merupakan provinsi nomor dua yang tingkat kunjungan wisatawannya tertinggi dari Sulawesi Selatan.
Oleh sebab itu, tidak hanya destinasi yang sudah ada, diharapkan ke depan GI juga bisa membuka rute-rute baru yang belum ada. "Sehingga bisa meningkatkan jumlah wisman dari daerah tersebut ke Riau," pungkas Fahmizal. ***

Komentar

Popular Post

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bimtek di Rohul, Jaksa Langsung Kasasi

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Rokan Hulu langsung menolak putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis bebas terhadap Arie Kurnia Arnold, terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis dan Pelatihan bagi aparat desa yang merugikan negara Rp227 juta. Kita langsung kasasi, tegas JPU Gilang dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (59). Sebelumnya, menurut majelis hakim yang diketahui Dahlia Panjaitan, terdakwa Arie Kurnia Arnold tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan kepadanya. Sehingga majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Rohul tersebut. Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan JPU. Membebaskan terdakwa dari tahanan, ungkap Hakim Ketua Dahlia Panjaitan. Selain itu, majelis hakim juga memerintahka...

Dari 8 Jadi 9 Fraksi, DPRD Pekanbaru Tambah Satu Fraksi

Sesuai Pansus Tata Tertib dimana fraksi di DPRD Kota Pekanbaru berubah menjadi 9 fraksi dari sebelumnya 8 fraksi. Putuskan tersebut hasil telah ditetapkan melalui paripurna Pansus Tatib awal pekan ini. Ketua Pansus Tatib DPRD Pekanbaru tahun 2017, Ida Yulita Susanti SH MH kepada wartawan mengatakan, Tatib DPRD Pekanbaru yang baru disahkan itu menyusul keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang bertujuan dalam rangka penataan kelembagaan perangkat daerah untuk pembentukan Oranisasi Perangkat Daerah (OPD). PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ini juga sebagai tindaklanjut amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana, ada perubahan pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota. "Di Tatib yang lama, kita masih menggunakan nama SKPD tentu dengan berganti OPD ini berganti pula nama mitra kerja bersama dengan DPRD Pekanbaru," kat...

Ditangkap Satpol, Pengemis Buta Ngaku untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Seorang wanita tuna netra Jawaris, (51), warga Jalan Cipta Karya, Panam, ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru setelah kedapatan mengemis di Simpang Empat Pasar Pagi Arengka, Jalan, Soekarno Hatta, Kamis,(7/9). Menjadi seorang pengemis menurut dia sudah dilakoni sejak 20 tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Baru sekali ini kami mengemis di Simpang Empat Arengka ini, biasanya kami cuma duduk di Rumah Makan Nurdin, Arengka. Tapi karena di rumah makan itu tadi sudah banyak pengemis lain, terpaksa kami pindah, itulah sialnya baru sekali kami sudah ditangkap," kata Jawani, ditimpali Iyus, teman perempuan yang biasanya membimbingnya saat mengemis, di Kantor Satpol PP Pekanbaru. Jawani mengaku, pekerjaan yang dilakukannya atas keinginan mereka sendiri tanpa  dikoordinair orang lain seperti pengemis- pengemis lain. Hasilnya dibagi dua dengan teman yang membimbingnya tersebut. Digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti untuk membayar sewa rumah dan kebutuhan lai...