Langsung ke konten utama

Jadi Calo Pegawai ASN Pemprov Diamankan Polisi, Gubri: Kalau Ada Sangsi Pecat Bisa Diberlakukan

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, terkejut ketika mendapatkan informasi tentang di tangkapnya, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Riau, bernam Anthoni Lutfi (AL), pegawai di Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Riau, oleh Polresta Pekanbaru, pada Selasa (12/9).

Ditangkapnya Anthoni Lutfi ini, setelah polisi mendapatkan laporan dari beberapa masyarakat, yang telah ditipu oleh Anthoni menjanjikan akan di angkat sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemprov Riau. Tersangka meminta bayaran kepada warga yang ingin menjadi tenaga honorer ataupun menjadi pegawai, dengan besaran Rp3-7 juta perorang.

Atas kelakuan pegawai BKD tersebut, Gubernur Riau, menegaskan akan memberikan sangsi yang keras terhadap AL. Jika memang terbukti salah, aturan yang sesuai dengan peraturan pegawainharus di patuhi.

"Nanti kita lihat aturannya, kalau memang terbukti bersalah maka jalankan aturan yang berlaku," ujar Gubri, Rabu (13/9).

Disinggung apakah pegawai tersebut akan diberikan sangsi pemecatan. Gubri belum mau memastikan apakah di pecat atau tidak. Namun jika memang ada sangsi pemecatan terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran tersebut tetap dijalankan.

"Kalau memang ada sangsinya pemecatan bisa saja. Tapi saya belum dapat laporannya, nanti saya cek dulu," kata Gubri.

Pada kesempatan itu, Gubernur menegaskan kepada ASN dilingkungan Pemprov Riau, agar bekerja dengan jujur dan disiplin. Karena sejak kepemimpinannya ia telah menegaskan kepada seluruh pegawai yang ada dilingkungan Pemprov Riau untuk menjalankan pemerintahan dengan bersih dan berintegritas.

"Jangan macam-macam lagi, kerja saja yang baik. Sudah ada saber pungli masih juga berbuat," tegas Gubri.

Sementara itu, kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan, membenarkan jika pegawai yang diamankan tersebut merupakan pegawai BKD Riau. Dimana yang bersangkutan masuk dan terdaftar sebagai ASN di BKD Riau terhitung 2016 lalu.

"Dia itu berasal dari pegawai Kampar. Memang sudah dikasih teguran, dipanggil, tapi saya belum pernah jumpa, karena tak pernah datang. Ini jadi atensi dan PR kita memang," kata Ikhwan.

Dijelaskan Ikhwan, pihaknya terus memonitor persoalan-persoalan serupa. Bahkan Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, sudah meminta calo tersebut untuk diproses ke Inspektorat. Hingga disiapkan berkas pemberhentiannya atas kasus yang sudah mencemarkan instansi pemerintahan.

   "Kita juga menunggu surat penanganan yang bersangkutan dari Polres. Agar langsung dikeluarkan pemberhentian sementara. Memang Pak Sekda minta langsung diproses ke Inspektorat, agar bisa jadi dasar memberhentikan," tegas Ikhwan..

Tidak hanya sampai pada kasus AL saja, tetapi masih ada beberapa nama diakuinya sedang didata sekarang ini yang terindikasi atas laporan-laporan di internal pemerintahan sebagai calo. Diakuinya ada dua nama lain yang sedang disorot Pemprov Riau.

"Ada indikasi calo nama-nama lain kita data. Di lingkungan Setdaprov mainnya," kata mantan kepala biro Hukum ini.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...