Langsung ke konten utama

Dikeluhkan Sepi Pembeli, DPP Gandeng Pihak Ketiga Ramaikan Pasar

Sepinya pembeli masih menjadi keluhan utama bagi pelaku usaha yang melakukan aktivitas jual beli di pasar- pasar milik Pemerintah Kota Pekanbaru. Tidak terkecuali yang terjadi di Pasar Limapuluh dan Pasar Rumbai. Menyikapi hal itu, Dinas Perdagangan dan Perindusrian Kota Pekanbaru menggandeng pihak ketiga untuk meramaikan pasar yang disebutkan.

Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru, Mas Irba.H.Sulaiman, Minggu (17/9), menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa pihak ketiga yang berminat dan mengajukan ke pihaknya untuk menempati kios di Pasar Rumbai, Jalan Khayangan, Meranti Pandak, salahsatunya untuk penjualan khusus spare part kendaraan bermotor?.?

"Untuk meramaikan dan mengembalikan fungsi pasar kita menggandeng pihak ketiga, ada beberapa orang sudah berminat dan  mengajukan permohonannya untuk menempati kios. Untuk di Pasar Rumbai, kita gandeng pihak ketiga khusus penjualan spare part kendaraan bermotor, termasuk ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek)," jelasnya.

Dengan menggandeng pihak ketiga tersebut, otomatis membuat kegiatan jual beli di pasar menjadi ramai, sebab selama ini sepinya pasar lantaran kios- kios disana banyak yang kosong hanya dijadikan sebagai gudang. Hal itu terbukti setelah dilakukan penertiban bersama Satpol PP belum lama ini.

"Kemarin waktu dilakukan penertiban kan terbukti disana banyak kios yang disalahgunakan. Ada yang dijadikan gudang, ada pula laporan dari pedagang menyebut kios dijadikan tempat mesum. Makanya kita kembalikan fungsinya ke semula, kios- kios kosong kita siapkan untuk pedagang yang punya SHP dan benar- benar memang dia yang berdagang tidak disewakan lagi kepada pedagang lain. Ditambah dengan menggandeng pihak ketiga untuk penjualan jenis lain salahsatunya seperti spare part," kata Irba.

Selain itu khusus untuk bangunan lantai atas Pasar Rumbai, DPP menawarkan ke pihak ketiga untuk dijadikan tempat kuliner, sedangkan untuk kios di Pasar Limapuluh juga bakal diisi oleh pedagang busana ataupun jenis dagangan lain.

Diberitakan sebelumnya, Rabu,(30/8), Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui DPP dan Satpol PP Pekanbaru, membuka paksa 40 kios yang dijadikan gudang di Pasar Rumbai. Tindakan tersebut dilakukan selain untuk mengembalikan fungsi pasar ke semula juga untuk menelusuri dugaan adanya praktik sewa penyewa kios melalui pihak tertentu. Benar saja, dalam penertiban tersebut tidak sedikit pedagang berusaha  mempertahankan kios agar tidak dibongkar, sebab mereka beralasan sudah menyewa maupun membelinya.

Padahal sesuai aturan pemerintah kios hanya disiapkan pemerintah untuk pedagang yang memiliki Surat Hak Penempatan (SHP) tidak boleh disewakan kembali ke pedagang lain. Kalau tidak dipakai harus dikembalikan ke Pemerintah Kota Pekanbaru melalui DPP.

"Kami sudah sewa ini sama kepala UPTD pasar yang lama, tapi kok dibongkar juga. Kalau tidak boleh kios ini dijadikan gudang barang- barang kami mau ditaruh dimana. Bapak pikir jugalah, barang- barang ini untuk dijual sebagai kebutuhan lebaran Idul Adha, jadi berilah kami waktu," kata Syaf, pedagang yang mengaku sudah berjualan di Pasar Rumbai sejak tahun 1982, saat penertiban berlangsung waktu itu.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...