Memantapkan persiapan Pilgubri Riau 2018, Ketua terpilih Partai Demokrat Riau Asri Auzar dipanggil ke kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyona di Puri Cekeas, Jawa Barat. Asri Auzar bersama dengan sejumlah Ketua DPD PD lain menghadiri pertemuan, Kamis (7/9).
Dari siaran press yang diterima, Asri Auzar dan sejumlah Ketua PD lainnya diterima Ketua BOPKK DPP PD Jend (Purn) Pramono Edy Wibowo, didampingi Ketua KPP DPP PD Edibaskoro Yudhoyono dan Sekjen DPP PD DR Hinca Panjaitan.
Terkait pertemuan, Asri Auzar menjelaskan, ia bersama dengan sejumlah Ketua DPD PD lainnya diminta laporan tentang kesiapan menghadapi Pilkada 2018. "Kita diminta memaparkan peta kekuatan politik saat ini, terutama tentang peluang-peluang dalam Pilkada 2018 nanti," jelas Asri.
Terkait masalah ini, Asri menyatakan, Demokrat Riau siap memenangkan Pilkada Riau 2018 nanti. Katanya, sembilan kursi di DPRD Riau sebagai salah satu indikator kesiapan tersebut.
Dengan kekuatan yang ada ini, DPD PD Riau memiliki peluang besar dalam mengusung putra terbaik Riau untuk menjadi Gubri dan Wagubri. "Peluang kita untuk membangun koalisi atau bergabung mendukung calon yang sudah sangat terbuka lebar. Proses penjaringan untuk Balon Gubri dan Wagubri sedang kita laksanakan," tambahnya.
Melalui proses penjaringan inilah, tambahnya DPD PD Riau akan merekomendasikan nama-nama putra Riau terbaik ke DPP PD. "Dari penjaringan inilah kita bisa melihat siapa akan kita jagokan dan dengan partai mana kita akan menjalin komunikasi politik untuk membangun koalisi," paparnya.
Sementara itu, DPD PD Riau dari 6 hingga 20 September 2017 melakukan penjaringan Balon Gubri/Wagubri. Penjaringan dibagi dalam dua tahap, yaitu pengambilan formulir dari 6 hingga 12 September dan tahap pengembalian formulir 13 hingga 20 September.
Dari dua hari penjaringan, sudah terdapat 7 nama yang mengambil formulir. Hari pertama tercatat nama Mantan Bupati Rohul Achmad, Masnan Ali, Ketua Partai Gerindra Riau Nurzahedi Tanjung, Bupati Siak Syamsuar, dan Bupati Pelalawan Harris.
Di hari kedua penjaringan, Kamis (7/9/2017), tercatat Dekan Fisipol Universitas Abdurrab Alfajri, S. Ip, MIA dan Anggota DPR RI Lukman Edy yang mengambil formulir.***
Dari siaran press yang diterima, Asri Auzar dan sejumlah Ketua PD lainnya diterima Ketua BOPKK DPP PD Jend (Purn) Pramono Edy Wibowo, didampingi Ketua KPP DPP PD Edibaskoro Yudhoyono dan Sekjen DPP PD DR Hinca Panjaitan.
Terkait pertemuan, Asri Auzar menjelaskan, ia bersama dengan sejumlah Ketua DPD PD lainnya diminta laporan tentang kesiapan menghadapi Pilkada 2018. "Kita diminta memaparkan peta kekuatan politik saat ini, terutama tentang peluang-peluang dalam Pilkada 2018 nanti," jelas Asri.
Terkait masalah ini, Asri menyatakan, Demokrat Riau siap memenangkan Pilkada Riau 2018 nanti. Katanya, sembilan kursi di DPRD Riau sebagai salah satu indikator kesiapan tersebut.
Dengan kekuatan yang ada ini, DPD PD Riau memiliki peluang besar dalam mengusung putra terbaik Riau untuk menjadi Gubri dan Wagubri. "Peluang kita untuk membangun koalisi atau bergabung mendukung calon yang sudah sangat terbuka lebar. Proses penjaringan untuk Balon Gubri dan Wagubri sedang kita laksanakan," tambahnya.
Melalui proses penjaringan inilah, tambahnya DPD PD Riau akan merekomendasikan nama-nama putra Riau terbaik ke DPP PD. "Dari penjaringan inilah kita bisa melihat siapa akan kita jagokan dan dengan partai mana kita akan menjalin komunikasi politik untuk membangun koalisi," paparnya.
Sementara itu, DPD PD Riau dari 6 hingga 20 September 2017 melakukan penjaringan Balon Gubri/Wagubri. Penjaringan dibagi dalam dua tahap, yaitu pengambilan formulir dari 6 hingga 12 September dan tahap pengembalian formulir 13 hingga 20 September.
Dari dua hari penjaringan, sudah terdapat 7 nama yang mengambil formulir. Hari pertama tercatat nama Mantan Bupati Rohul Achmad, Masnan Ali, Ketua Partai Gerindra Riau Nurzahedi Tanjung, Bupati Siak Syamsuar, dan Bupati Pelalawan Harris.
Di hari kedua penjaringan, Kamis (7/9/2017), tercatat Dekan Fisipol Universitas Abdurrab Alfajri, S. Ip, MIA dan Anggota DPR RI Lukman Edy yang mengambil formulir.***
Komentar
Posting Komentar