Langsung ke konten utama

Delapan Unit Kendaraan Operasional DLHK Rusak, Pembuang Sampah Sembarang Masih Diedukasi

Penerapan Peraturan Daerah Nomor No8  Tahun 2014, tentang pengelolaan sampah, berisi tentang pemberlakuan sanksi denda sampai Rp 50 juta bagi pembuang sampah sembarangan masih ditunda. Sebab sebanyak delapan unit kendaraan operasional di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru mengalami kerusakan. Sehingga sanksi yang diberikan Satuan Tugas di dinas tersebut masih sekedar edukasi saja.

"Delapan unit kendaraan operasional pengangkut sampah kami kini rusak, jadi pengangkutan sampah tidak maksimal. Kalau tetap dipaksakan memberlakukan denda, warga pasti banyak yang komplain. Makanya untuk sementara warga pembuang sampah masih diberikan tindakan edukasi oleh Satgas kami," terang Kepala DLHK Pekanbaru, Zulfikri, Kamis,(7/9).

Delapan ruas jalan di Kota Pekanbaru yang dinilai kerap dijadikan sebagai lokasi pembuangan sampah ilegal dijaga ketat Satgas kebersihan yang berjumlah 24 orang. Diantaranya, Jalan Sudirman, Nangka, Arifin Achmad, Soekarano Hatta, Diponegoro, Soebrantas, Tanjung Datuk dan Jalan Srikandi.

"Dari jumlah ruas jalan itu Satgas kita bagi perwilayah didalamnya, sekali seminggu mereka kita tukar tempat. Kesimpulan sementara berdasarkan laporan dari Satgas, rata- rata yang buang sampah itu orangnya sama. Kemarin sebelum kendaraan operasional rusak, kita sudah coba berlakukan seperti yang sudah pernah kita sampaikan yakni berupaya untuk menahan KTP pembuang samaph. Tapi pembuang sampah selalu berkelit tidak punya. Inilah yang akan kita pertegas, kalau memang demikian alasan mereka, kita akan koordinasikan dengan Satpol PP, karena tidak punya KTP melanggar Perda tentang administrasi kependudukan," tutup Zulfikri.

Terkait pemberlakuan sanksi denda tersebut sebelumnya mendapat kritikan sejumlah warga dari berbagai kalangan, mereka beralasan hal itu belum bisa diterapkan sebab pemerintah belum mampu menyiapkan sarana pendukungnya seperti masih mininya TPS. Namun hal itu ditepis Walikota Pekanbaru, Firdaus,ST.MT, yang meminta warga untuk tidak mengkritik pemerintah ataupun kepala daerah tapi harus mengkritik diri sendiri. Sebab yang membuat kotor kota itu bukanlah seorang pemimpin daerah tapi bisa saja karena masyarakat kurang memiliki kesadaran.

"Sekarang jangan pemerintah dikritik, masyarakat itu harus kritik diri sendiri kalau ingin kota ini bersih, sebab kalau kota ini kotor sumpah serapah selalu ditujukan kepada walikota. Tapi yang membuat kotor kota ini, masyarakat apa walikota? Begitujuga dengan masalah banjir selalu waliKota yang disalahkan, itu kan karena banyak sampah juga. Yang berteriak kalau banyak sampah dan banjir itu masyarakat, sementara yang melakukannya siapa?," tanya Firdaus.

Wako menjelaskan Peraturan Daerah Nomor No.8, tahun 2014?, tentang pengelolaan sampah itu sudah lama diterbitkan, kebersihan Kota Pekanbaru juga menjadi keinginan bersama bukan hanya keinginan pemerintahan dan walikota. Cita- cita untuk membangun Kota Pekanbaru bersih bisa dicapai bila tiga unsur dan elemen mampu bekerjasama dengan baik.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...