Langsung ke konten utama

CIFOR Gelar Dialog Kebijakan Nasional

Pusat Studi Bencana LPPM Universitas Riau bekerjasama dengan Center for International Forestry Research (CIFOR) menggelar dialog nasional di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (30/8). Topik yang diangkat penguatan regulasi dan pembelajaran lapang untuk mengurangi kebakaran lahan dan kabut asap di Indonesia khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Acara yang dibuka Gubernur Riau yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan  Hidup Yulwiriawati Moesa, menghadirkan Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain, Ketua Dewan Riset Nasional Bambang Setiadi, Perwakilan CIFOR sekaligus guru besar IPB Herry Purnomo, Bupati Siak Syamsuar, utusan dari Provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan, perwakilan dari Universitas Riau Adi Prayitno, Tokoh masyarakat, pelaku usaha, masyarakat peduli api Mahasiswa dan undangan lainnya, serta moderator presenter terkenal Prita Laura.

Plt Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Yulwiriawati Moesa mengtakan, pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kegiatan ini, karena akan menjadi langkah strategis dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Dalam sambutan tertulisnya Gubenur Riau menjelaskan bahwa, Provinsi Riau berhasil keluar dari bencana kebakaran hutan dan lahan dan kabut asap pada dua tahun terakhir, hal ini berhasil berkat dukungan semua pihak,  dan partisipasi masyarakat Riau yang sangat besar dalam menangani karhutla.

Sementara, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain mengaku bahwa POlda Riau tidak bisa melanjutkan 15 kasus yang sudah ditangani hingga Agustus 2017, dan 13 diantaranya sudah masuk penyidikan. Untuk itu pihaknya melakukan SP3, karena pertama, perusahaan sudah ganti nama. Kemudian data yang ada sekarang diminta untuk diperbaiki yang menyatakan lahan terbakar di perushaan HTI kenyataannya terjadi perusahaan minyak seperti perusahaan minyak di bawah Bakri, sehingga belum mencapai penangkapan para cukongnya. Ketiga jika mau dilanjutkan tuntutan SP3 tersebut, harus melalui prosedur pra peradilan. " Dan selama ini, POlda Riau menang tersu di para peradilan, karena aspek yang saya sebutkan tadi,"ujarnya.

Sementara dari Jikalahari Made Ali mengatakan bahwa Jikalahari menyayangkan bahwa prestasi Polda Riau dari kepemimpinan sebelumnya 2014 dan 2015 telah menangkap 15 korporasi dan menjadi prestasi se Indonesia, yang tiba-tiba di SP 3 di tahun 2017."Jikalahari sudah mencatat itu semua.

Meski demikian, ia sangat apresiasi Kapolda sekarang memiliki komunikasi yang bisa di WAssp 24 jam. Untuk menjawab pertanyaan publik.Jika saya tanya kapanpun Pak Polda kita ini bisa akses langsung, Karena ia sudah dekat dengan publik. Dan kita butuh pimpinan seperti ini. Namun sayangnya hendaknya jangan pindah," ujarnya. ***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...