Langsung ke konten utama

Jadikan Gaya Cowo Masa Kini Ga Pake Repot, Unity Pitstop Pekanbaru Hadir di Awal Cross

Meskipun terkesan cuek, bukan berarti cowo nggak bisa tampil gaya. Dengan ciri khas tampil keren ga pake repot, para cowo bisa menentukan gaya paling pas bagi mereka.  Untuk mendukung penampilan para cowo di Pekanbaru agar selalu tampil keren, Unity Pitstop hadir di Lapangan Awal Cross Pekanbaru, hari ini (Sabtu, red). Gelaran kali ini akan menjadi ajang berkumpulnya para cowo masa kini yang memiliki berbagai macam hobi serta penampilan khas cowo.

Farid Rizal dari MCM Production selaku penyelenggara Unity Pitstop menjelaskan, dalam setiap gelarannya, Unity Pitstop selalu bertujuan untuk mengangkat potensi lokal yang sedang menjadi tren saat ini, sekaligus mempertemukan berbagai komunitas hobi khas cowo. “Berbagai pilihan cerdas dihadirkan U Mild melalui acara Unity Pitstop agar memudahkan para cowo di Pekanbaru tampil keren ga pake repot sesuai karakter mereka dan tentunya dengan harga pas di kantong,” jelas Farid, Jumat (18/8).

Salah satu pilihan cerdas yang dihadirkan agar para cowo di Pekanbaru dapat tampil keren ga pake repot, yaitu dengan menghadirkan produk denim lokal asal Pekanbaru bernama Indigo Project. Salendra dari Indigo Project menjelaskan, bahan denim yang khas dan mudah dipadankan dengan berbagai gaya, menjadikan jeans sebagai salah satu item yang banyak dipilih cowo untuk tampil keren ga pake repot.

“Pilihan mengenakan jeans yang dikombinasikan dengan berbagai atribut lainnya masih menjadi favorit cowo di Pekanbaru. Di gelaran Unity Pitstop kali ini, Indigo Project akan membuka kesempatan bagi para cowo di Pekanbaru untuk membuat tampilan jeans-nya menjadi lebih keren,” jelas Salendra.

Berbeda dengan gelaran Unity Pitstop pada tahun sebelumnya, kali ini Unity Pitstop juga menggandeng Parjo (Pasar Jongkok Otomotif). Parjo yang merupakan ajang bursa otomotif ternama di Indonesia akan membawa berbagai tenant yang tentunya digemari para cowo. Mulai dari barang-barang otomotif hingga beragam kelengkapan hobi khas cowo akan dihadirkan di Unity Pitstop.

“Kolaborasi Parjo dengan Unity Pitstop kali ini akan menghadirkan 26 tenant hobi cowo,  sehingga para cowo Pekanbaru dapat berburu beragam kelengkapan hobi khas cowo dan tampil keren ga pake repot,” Jelas Suharlan Hasbi dari Gusno Production yang mewakili Parjo.

Beragam aktivitas menarik lainnya, seperti Live Painting Pinstripe dari Loserkill dan Kolaborasi Livebuilder Nyamnyam custom x Aftomotor Pekanbaru, juga turut dipersiapkan untuk memeriahkan gelaran acara.

Sebagai penutup, sajian musik spesial dari Slank, Jamrud, dan Tipe - X akan turut meramaikan gelaran acara ini.  Setelah kota Pekanbaru, rangkaian Unity Pitstop 2017 selanjutnya juga akan digelar di Kota Samarinda untuk mempertemukan komunitas hobi khas cowo sekaligus mengangkat potensi lokal di kota tersebut.***

Komentar

Popular Post

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Korupsi Dana Bimtek di Rohul, Jaksa Langsung Kasasi

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Rokan Hulu langsung menolak putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis bebas terhadap Arie Kurnia Arnold, terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis dan Pelatihan bagi aparat desa yang merugikan negara Rp227 juta. Kita langsung kasasi, tegas JPU Gilang dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (59). Sebelumnya, menurut majelis hakim yang diketahui Dahlia Panjaitan, terdakwa Arie Kurnia Arnold tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan kepadanya. Sehingga majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Rohul tersebut. Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan JPU. Membebaskan terdakwa dari tahanan, ungkap Hakim Ketua Dahlia Panjaitan. Selain itu, majelis hakim juga memerintahka...

Dari 8 Jadi 9 Fraksi, DPRD Pekanbaru Tambah Satu Fraksi

Sesuai Pansus Tata Tertib dimana fraksi di DPRD Kota Pekanbaru berubah menjadi 9 fraksi dari sebelumnya 8 fraksi. Putuskan tersebut hasil telah ditetapkan melalui paripurna Pansus Tatib awal pekan ini. Ketua Pansus Tatib DPRD Pekanbaru tahun 2017, Ida Yulita Susanti SH MH kepada wartawan mengatakan, Tatib DPRD Pekanbaru yang baru disahkan itu menyusul keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang bertujuan dalam rangka penataan kelembagaan perangkat daerah untuk pembentukan Oranisasi Perangkat Daerah (OPD). PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ini juga sebagai tindaklanjut amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana, ada perubahan pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota. "Di Tatib yang lama, kita masih menggunakan nama SKPD tentu dengan berganti OPD ini berganti pula nama mitra kerja bersama dengan DPRD Pekanbaru," kat...

Ditangkap Satpol, Pengemis Buta Ngaku untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Seorang wanita tuna netra Jawaris, (51), warga Jalan Cipta Karya, Panam, ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru setelah kedapatan mengemis di Simpang Empat Pasar Pagi Arengka, Jalan, Soekarno Hatta, Kamis,(7/9). Menjadi seorang pengemis menurut dia sudah dilakoni sejak 20 tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Baru sekali ini kami mengemis di Simpang Empat Arengka ini, biasanya kami cuma duduk di Rumah Makan Nurdin, Arengka. Tapi karena di rumah makan itu tadi sudah banyak pengemis lain, terpaksa kami pindah, itulah sialnya baru sekali kami sudah ditangkap," kata Jawani, ditimpali Iyus, teman perempuan yang biasanya membimbingnya saat mengemis, di Kantor Satpol PP Pekanbaru. Jawani mengaku, pekerjaan yang dilakukannya atas keinginan mereka sendiri tanpa  dikoordinair orang lain seperti pengemis- pengemis lain. Hasilnya dibagi dua dengan teman yang membimbingnya tersebut. Digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti untuk membayar sewa rumah dan kebutuhan lai...