Langsung ke konten utama

PLN Gelar Temu Pelanggan, Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Industri dan Bisnis di Riau

PLN Gelar Temu Pelanggan, Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Industri dan Bisnis di Riau
PLN temu ratusan pelanggan industri dan bisnis di Riau, Kamis (10/08).. PLN siap penuhi kebutuhan listrik industri dan bisnis di Riau.

PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri mengaku siap memenuhi kebutuhan listrik industri dan bisnis di Riau dan Kepulauan Riau. Hal tersebut diungkapkan General Manager PLN WRKR Irwansyah Putra dalam temu pelanggan PLN bersama ratusan pelanggan industri dan bisnis, di Hotel Premier, Kamis (10/8).

"Hubungan PLN dan pelanggan ituharus dijaga keberlangsungannya, sehingga apa yang menjadi keinginan pelanggan termasuk keinginan tambahan daya untuk keperluan bisnisnya, maka PLN siap melayani kebutuhan daya yang diinginkan,” ujarnya.

Dikatakan Irwansyah, dalam kondisi pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah baik membangun kawasan industri maupun bisnis dan membutuhkan tambahan kapasitas listrik, maka PLN siap untuk menyediakan berapapun kebutuhannya.

Hal ini seiring dengan bertambahnya suplay listrik yang masuk dari beberapa pembangkit listrik seperti PLTU Tenayan dan PLTG Balaipungut, dan juga dengan beroperasinya 4 Gardu Induk di Riau pada tahun 2016 (GI Tenayan, GI Pasir Putih, GI Pangkalan Kerinci, GI Balai Pungut) diyakini akan mampu mensupport permintaan kebutuhan listrik saat ini.

"Jadi dengan telah selesainya proyek pembangkit dan Gardu Induk tersebut, maka akan bisa menambah kapasitas pasokan pada sistem 150 kV khususnya di Riau. Sehingga permintaan pelanggan atas kebutuhan listrik yang setiap harinya selalu bertambah," tuturnya.

Seperti diketahui, lanjutnya bahwa pertumbuhan energi  listrik di Riau pada tahun 2016 mencapai 9 persen. Sedangkan angka penambahan pelanggan mencapai 10 persen dan saat ini pelanggan di PLN WRKR mencapai 1.647.421 pelanggan, 30 persen pendapatannya diperoleh dari 200 pelanggan TM dengan daya di atas 200 KVA.

Oleh sebab itu, sinergitas PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri dengan pelanggan sangat penting guna meningkatkan kinerja dan pelayanan PT PLN.

"Untuk itu kami mengajak seluruh pelanggan untuk menyampaikan permasalahannya yang dialami terhadap layanan PLN, karena dengan permasalahan pelanggan itulah yang menyebabkan PLN ada di Riau ini," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa produk- produk layanan PLN yang tersedia saat ini yaknia layanan pelanggan khusus dengan mendapatkan pasokan lebih tentunya hal ini perlu dituangkan dalam perjanjian kerjasama (MoU).

"Acara Temu Pelanggan seperti ini rutin akan kami selenggarakan setiap tahun agar PLN bisa mengikuti keinginan pelanggan dan tentunya untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Riau, termasuk menarik investor untuk malakukan investasinya di Riau. PLN menjamin berapapun kebutuhan listriknya akan kami penuhi," tegasnya.***

Komentar

Popular Post

HAKLI Riau Dikukuhkan, Bambang: Jadikan Media Berantas Penyakit Lingkungan

Wakil Ketua III Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Indonesia, Bambang Lukisworo secara resmi melantik pengurus HAKLI Riau periode 2017-2022, dengan ketua terpilih Erdinal Erdinal, SKM. MKM, Kamis (19/10) di Hotel Premiere. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad dan juga ratusan tenaga kesehatan di Riau. Dalam sambutannya, Bambang mengatakan bahwa keberadaan HAKLI sangatlah dibutuhkan sebagai media bagi para tenaga kesehatan untuk melakukan berbagai informasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Menurutnya, saat ini masalah kesehatan semakin komplek, dengan dua tantangan yang harus dihadapi diantaranya masalah penyakit tradisional seperti penyakit menular. Selain itu, penyakit yang disebabkan lingkungan juga banyak terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup sehat. Serta peran tenaga kesehatan tentunya sangat dibutuh...

Kunjungi Warga Miskin , Dewan Harap Pemerintah Berikan Perhatian Soal Pendidikan

Rumah petak berukuran 3x7 yang dihuni enam orang anak asuh rata rata berstatus pelajar SD dan SMP di Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Khairani, Kamis (19/10). Dalam kunjungan ini, enam orang anak yang diasuh lantaran rata rata ditinggal orang tua ini terancam putus sekolah karena kurangnya biaya bagi pendidikan mereka. Bahkan sesuai keterangan Sahrial (47) pengasuh enam anak yang rata rata ditinggal mati orang tua dan ada yang ditnggal pergi tanpa kabar berita ini terancam putus sekolah, lantaran kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Dalam kunjungan itu Nofrizal beserta Kadissos langsung berbincang bincang dengan Sahrial beserta enam orang anak asuhnya yang tinggal sehari-sehari di rumah semi permanen itu. Dari perbincangan tersebut, diketahui jika untuk kebutuhan makan dan keperluan sehari hari Sahrial mengaku masih sanggup untuk menga...

Mito T59, Tabletnya Anak Muda

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, tablet Mito T59 Fantasy disambut hangat masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru. Hal ini, tak lain karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. ''Untuk Mito T59 Fantasy ini harganya cukup terjangkau. Apalagi saat ini lagi turun harga, dari Rp799.000 menjadi Rp759.000,'' ungkap Supervisor Unistar Seluler Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru Ferrydai, kepada Haluan Riau, kemarin. Untuk desain Mito T59 Fantasy, tablet ini terlihat biasa layaknya sebuah tablet normal, tampil dengan layar 7 inci beresolusi 1024 x 600 pixel. ''Bila diperhatikan, tipe tombol yang digunakan bertipe on-screen,'' ungkapnya. Dari segi performa, Tablet ini bertenaga prosesor Quad Core 1.2Ghz Cortex A7 yang dipadu RAM 1GB dan memori internal 8GB, serta menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow terbaru, belum diketahui apakah tablet ini juga dilengkapi slot ekspansi via kartu SD atau tidak. Mito T59 Fantasy Tablet disebut cocok untuk gaming, wala...